Banjarnegara – Kepala MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) bersama Pembina Gudep MIFABARA mengikuti Rapat Koordinasi Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Ma’arif NU Kabupaten Banjarnegara secara virtual melalui Zoom, (7/8).
Rakor tersebut diikuti oleh pengurus LP Ma’arif NU Banjarnegara, kepala madrasah jenjang MI, MTs, dan MA, serta pengurus Sako Ma’arif Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan dipandu oleh host Musiyam dan dipimpin langsung oleh Ketua Sakoma Banjarnegara, Rowi, yang mengarahkan pembahasan pada penguatan program kepramukaan di lingkungan madrasah.
Dalam rakor, peserta membahas berbagai rencana kegiatan Pramuka berdasarkan golongan, mulai dari Siaga, Penggalang, hingga Penegak. Pembahasan mencakup penguatan pembinaan, koordinasi kegiatan, serta penyusunan program yang mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membentuk karakter peserta didik.
Kepramukaan dipandang tidak hanya sebagai kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga sebagai ruang pendidikan karakter. Melalui kegiatan Pramuka, peserta didik dilatih untuk mandiri, disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, memiliki kepedulian sosial, serta mencintai lingkungan dan sesama.
Kepala MIFABARA, Hj. Durotun Nafisah, S.Pd.I, menyampaikan bahwa keterlibatan madrasah dalam Sako Ma’arif menjadi bagian penting dalam memperkuat pendidikan karakter di luar pembelajaran kelas.
“Pramuka merupakan salah satu media yang sangat baik untuk membentuk karakter anak. Mereka belajar disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kemandirian, sekaligus belajar menghadapi berbagai situasi melalui pengalaman nyata. Kami berharap program Sako Ma’arif semakin maju dan mampu memberikan ruang bagi peserta didik untuk tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia,” ungkapnya.
Sementara itu, Pembina Gudep MIFABARA menyambut baik koordinasi tersebut sebagai kesempatan untuk menyelaraskan program kepramukaan di madrasah dengan agenda Sako Ma’arif Kabupaten Banjarnegara.
Melalui rakor ini, MIFABARA berkomitmen untuk terus menghidupkan kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari pendidikan yang membangun karakter, keterampilan, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan semangat “Belajar, Berkarya, dan Mengabdi”, gerakan Pramuka di madrasah diharapkan tidak sekadar melahirkan peserta didik yang terampil dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga generasi yang tangguh, mandiri, berakhlak mulia, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat.(nas)







