Banjarnegara – MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) kembali menunjukkan kesiapannya dalam mengikuti Lomba Sekolah Sehat Tingkat Kabupaten Banjarnegara. Setelah seluruh dokumen administrasi diunggah sesuai ketentuan, MIFABARA menerima kunjungan visitasi dari Tim Visitator Sekolah Sehat Tingkat Kabupaten Banjarnegara sebagai bagian dari proses validasi lapangan.(28/7)
Berbeda dengan kunjungan pada umumnya, pelaksanaan visitasi dilakukan tanpa pemberitahuan waktu kedatangan. Mekanisme ini bertujuan untuk memastikan bahwa budaya hidup bersih dan sehat benar-benar telah menjadi kebiasaan yang diterapkan setiap hari, bukan sekadar persiapan menjelang penilaian.
Kedatangan tim visitator disambut hangat oleh Kepala Madrasah beserta seluruh warga madrasah. Selanjutnya, tim melakukan validasi terhadap berbagai program unggulan yang telah dilaksanakan MIFABARA, sekaligus mencocokkan antara dokumen administrasi dengan implementasi nyata di lapangan.
Dalam proses penilaian, terdapat empat strata yang menjadi acuan pencapaian sekolah sehat, yaitu Strata Minimal, Strata Standar, Strata Optimal, dan Strata Paripurna. Setiap strata dinilai berdasarkan ketercapaian indikator yang telah ditetapkan, sehingga sekolah dituntut untuk terus melakukan peningkatan secara berkelanjutan menuju strata tertinggi.Penilaian tersebut meliputi empat komponen utama, yaitu Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat, serta Manajemen UKS/M.
Kepala MIFABARA, menyampaikan bahwa visitasi ini bukan hanya tentang perlombaan, tetapi menjadi momentum untuk mengukur kualitas program sekolah sehat yang telah dijalankan.
“Kami menyambut baik kedatangan tim visitator sebagai mitra yang memberikan masukan untuk kemajuan madrasah. MIFABARA telah berkomitmen membangun budaya hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan. Oleh karena itu, kami siap divalidasi kapan pun, karena berbagai program yang kami jalankan merupakan bagian dari kebiasaan sehari-hari, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan lomba,” tutur beliau.
Beliau juga berharap hasil visitasi dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan di lingkungan sekolah.
“Target kami bukan sekadar meraih predikat terbaik, tetapi menghadirkan lingkungan belajar yang benar-benar sehat, aman, nyaman, dan membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap kesehatan serta lingkungan. Prestasi akan menjadi bonus ketika budaya baik telah tumbuh dan mengakar,” tambahnya.
Madrasah berharap seluruh program yang telah berjalan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.(nas)







