MIMAU Adakan Halal Bi Halal Dan Haflah Khotmil Qur’an Metode Qiroati Ke-X Tahun 2025

Banjarnegara – Al-Qur’an merupakan kalamullah qadim yang tidak ada kebosanan untuk didengarkan agar disucikan dari ucapan, perbuatan dan kehendak. Khotmil qur’an bukanlah yang baru dan asing dikalangan umat Islam melainkan sudah menjadi tradisi di mana menyelesaikan membaca ayat-ayat Al-Qur’an dimulai dari Al-Fatihah hingga An-Naas sesuai dengan urutan dalam mushaf. Khotmil Qur’an di TPQ Joyokusumo yang pesertanya adalah siswa siswi MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) terlaksana atas kerjasama seluruh dewan guru reguler maupun non reguler. Karena salah satu program unggulan MIMAU adalah Qiroati yang pelaksanaannya sebelum pembelajaran dimulai yaitu oleh TPQ Joyokusumo maka, MIMAU pun mengadakan Khotmil Qur’an metode Qiroati ke-X pada Kamis, 24 April 2025/ 25 Syawal 1446 H. Sehubungan dengan masih di bulan Syawal maka kegiatan Khotmil Qur’an dibarengkan dengan acara halal bihalal keluarga besar MIMAU. (24/4)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh koordinator cabang metode Qiroati kabupaten, koordinator metode Qiroati kecamatan, team koordinator cabang metode Qiroati, forkompinca, lurah, ketua badqo lpq kabupaten, kepala TPQ metode Qiroati se kecamatan Banjarnegara, dan tentunya kepala madrasah serta seluruh dewan guru/ tenaga pendidik dan kependidikan yang merupakan panitia penyelenggara kegiatan tersebut. Tak ketinggalan seluruh wali khotam dan wali santri TPQ Joyokusumo serta santri-santri yang sudah kelas jilid Ghorib, Tajwid dan Finishing.

Khotmil Qur’an yang sudah berlangsung selama 10 tahun ini dibuka dengan sambutan kepala madrasah, Wahyul Khomisah yang dalam hal ini kepala TPQ Joyokusumo. Dalam sambutannya, Wahyul sangat mengapresiasi kegiatan yang baik dan penuh berkah ini. “Untuk kedepannya semoga jumlah khotimin/at lebih banyak lagi sehingga MIMAU atau disini TPQ Joyokusumo lebih banyak mencetak generasi yang cerdas, kreatif, inovatif, dan Qur’ani atau CEKATAN seperti slogan madrasah ini,” harap Yul panggilan akrab beliau dihadapan seluruh tamu undangan dan para hadirin. Diakhir sambutannya beliau berpesan selalu menjadikan Al-Qur’an sebagai satu-satunya sumber pegangan hidup dan mengimplementasikannya dalam kehidupan kita sehari-hari.

Sebelum sambutan tersebut sudah dilaksanakan prosesi Khotmil Qur’an dan Tahlil Qasar oleh khotimin/ at yang dipandu oleh Ahmad Rifa’i yang merupakan salah satu perwakilan dari keluarga besar Joyokusumo dan pembacaan doa Khotmil Qur’an oleh salah satu peserta yaitu ananda Fadhila Ima Shabira. Doa Khotmil Qur’an yang dipanjatkan sebagai tanda selesainya pembacaan 30 juz dalam Al-Qur’an. Doa ini mengandung makna ungkapan syukur sekaligus memohon agar dapat mengamalkan isi Al-Qur’an dengan baik.

Setelah itu, dilanjutkan sambutan sebagai bentuk penghormatan oleh Widodo yang merupakan perwakilan dari kantor Kementerian Agama (KanKemenag) Banjarnegara seksi PD Pontren. Kemudian dilanjutkan Imtihan terbuka yang dipandu oleh Nur Laelan yang merupakan team koordinator cabang metode Qiroati Banjarnegara. Dalam prosesi ini khotimin/at diberikan pertanyaan-pertanyaan untuk mengasah daya ingat serta katajaman hafalan. Pertanyaan tersebut bervariasi yang diberikan oleh wali khotam, koordinator kecamatan, dan seluruh tamu undangan yang berkenan memberikan pertanyaan. Masing-masing peserta dilempari pertanyaan sebagai bentuk uji daya ingat peserta. Adalah Umi mahmudah ketua koordinator kecamatan yang mengajukan pertanyaan kepada Aqilah Hasna, diikuti tamu undangan lainnya yang satu persatu dapat dijawab dengan lantang jelas dan benar oleh peserta.

Selesai pertanyaan maka selesai lah pula imtihan terbuka yang merupakan acara inti dari kegiatan tersebut. Hingga menuju akhir acara dilanjutkan Mauizhoh Hasanah yang disampaikan Durrotun Nafishah yang merupakan koordinator cabang Banjarnegara metode Qiroati. Dengan dilanjutkan doa penutup sekaligus, maka selesailah sudah acara tersebut.

Khotmil Qur’an TPQ Joyokusumo/ MIMAU ini ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari wali khotam kepada Wahyul selaku kepala TPQ Joyokusumo.

“meskipun kecil ini sebagai tanda terimakasih kami, serta sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, semoga bermanfaat,”tutur Ahmad Rochis perwakilan wali khotam ananda ‘Abqory Zam-zam.

Seperti halnya yang disampaikan oleh Wahyul menanggapi “harapan kami semoga kegiatan Khotmil Qur’an ini menjadi berkah bagi semuanya, dan semakin kedepan semakin bertambah pesertanya dan kualitasnya tentunya. Semoga Allah mengabulkan doa kita semuanya, selamat untuk semua ananda, semoga ilmunya manfaat, aamiin….,”pungkas Yul mengakhiri acara tersebut. (NF)

Skip to content