Monitoring dan Evaluasi BOS, MTs Negeri 1 Banjarnegara Dinilai Tim Kanwil Kemenag Jateng

Banjarnegara (Humas)  – Senin (8/9), MTs Negeri 1 Banjarnegara mendapat kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi pelaksanaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta program dan anggaran madrasah tahun 2025.

Bertempat di ruang pertemuan dan disertai dengan peninjauan langsung ke lapangan, tim monev yang dipimpin oleh Ahmad Baikuni menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan kesesuaian penggunaan anggaran dengan petunjuk teknis yang berlaku.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyambut baik pelaksanaan monitoring ini. Menurutnya, kegiatan monev bukan hanya sekadar pengawasan, melainkan juga sarana pembinaan bagi madrasah.

“Kami bersyukur atas kedatangan tim monev dari Kanwil Kemenag Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi ajang refleksi bagi kami untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan, khususnya BOS. Harapannya, semua yang kami laksanakan benar-benar memberi manfaat maksimal bagi peserta didik,” ujar Yatiman.

Dalam pemeriksaan instrumen monev, tim mencatat bahwa nilai kinerja pelaksanaan anggaran MTs Negeri 1 Banjarnegara mencapai 100 persen. Sementara nilai kinerja anggaran berada pada angka 86,89, sebuah capaian yang cukup baik meski masih ada ruang perbaikan pada aspek perencanaan.

Ketua Tim Monev, Ahmad Baikuni, menyampaikan apresiasinya terhadap keterbukaan madrasah dalam menunjukkan seluruh dokumen dan laporan keuangan. Ia menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan BOS tidak hanya dilihat dari sisi administrasi, tetapi juga dari dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan.

“Kami melihat MTs Negeri 1 Banjarnegara cukup tertib administrasi dan transparan. Ke depan, yang perlu ditingkatkan adalah kualitas perencanaan agar anggaran yang ada bisa lebih tepat sasaran dan berdaya guna bagi pengembangan madrasah,” ungkap Baikuni.

Di sisi lain, Saeful Anwar selaku Bendahara BOS MTs Negeri 1 Banjarnegara, menegaskan bahwa pengelolaan dana BOS di madrasahnya selalu berpedoman pada juknis yang ditetapkan Kementerian Agama.

“Kami selalu berusaha melaksanakan pencatatan dan pelaporan dengan teliti. Tantangan memang ada, terutama ketika ada revisi DIPA berulang, namun kami berkomitmen untuk menjaga akuntabilitas penggunaan dana BOS agar tidak menyimpang dari ketentuan,” jelas Saeful.

Sementara itu, Aida Wachdah Hikmawaty, Kepala Tata Usaha MTs Negeri 1 Banjarnegara, menambahkan bahwa keterlibatan seluruh unsur di madrasah sangat penting dalam mendukung tertib administrasi dan keuangan.

“Koordinasi antara kepala madrasah, bendahara, dan tata usaha menjadi kunci. Kami berusaha memastikan semua dokumen, baik fisik maupun digital, siap setiap saat jika diperlukan. Dengan begitu, ketika ada monev seperti hari ini, kami bisa menunjukkan bukti nyata dari setiap langkah yang kami lakukan,” kata Aida.

Kegiatan monitoring ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara tim monev dengan jajaran pimpinan MTs Negeri 1 Banjarnegara. Semangat kebersamaan tampak dalam ekspresi seluruh peserta, sebagai wujud komitmen untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan dan meningkatkan mutu pendidikan madrasah.

Dengan adanya monev dari Kanwil Kemenag Jawa Tengah ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap dapat semakin memperkuat integritas dan profesionalitas dalam pengelolaan dana BOS. Semua pihak optimis bahwa dengan pengelolaan yang baik, dana BOS akan benar-benar memberikan kontribusi besar bagi peningkatan kualitas pembelajaran serta kesejahteraan peserta didik. (Lin/La)

Skip to content