MTs Muhammadiyah 1 Kalibening Adakan Pembagian Rapor PTS

Banjarnegara – Aktifitas belajar mengajar semester genap tahun pelajaran 2020-2021 telah memasuki petengahan semester. Untuk mengevaluasi kemampuan siswa siswi kelas 7 dan 8 selama setengah semester menjalani pembelajaran secara daring, maka MTs Muhammadiyah 1 Kalibening mengadakan Penilaian Tengah semester  pada hari Senin tanggal 15 Maret 2021 sampai dengan hari Selasa tanggal 23 Maret 2021 bersamaan waktunya dengan PAS (Penilaian Akhir Semester) kelas 9.

Hasil dari PTS (Penilaian Tengah Semester) tersebut dilaporkan kepada wali murid dalam bentuk Rapot. Rapot hasil dari PTS (Penilaian Tengah Semester) tersebut diambil oleh wali murid.

Untuk menghindari kerumunan pembagian rapor peserta didik yang diambil oleh wali murid dibagi menjadi dua tahap yaitu, tahap pertama untuk Wali Murid kelas 8 dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 10 April 2021. Sedangkan tahap kedua untuk wali murid kelas 7 pada hari Senin tanggal 12 April 2021.

Pihak sekolah juga telah mengatur pembagian rapor secara terpisah per masing-masing kelas. Hal tersebut dilakukan agar tetap mematuhi aturan menjaga jarak. Selain dibagi dua tahap, sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Covid-19, para wali murid diwajibkan memakai masker, melakukan pengecekan suhu tubuh, dan mencuci tangan pada tempat yang sudah disediakan.

Selanjutnya wali murid masuk ke ruang yang sudah dipersiapkan, dan duduk dengan jarak jarak yang sudah diatur yaitu satu meter.

Sebelum pembagian rapor PTS dimulai, Rofiatun sebagai kepala madrasah berpesan kepada Bapak/ Ibu wali kelas untuk menyampaikan kepada  wali murid, agar para wali murid tetap memantau putra-putrinya selama kegiatan pembelajaran daring. “Selain itu peserta didik juga diharapkan rajin melaksanakan ibadah sholat wajib, dan mengaji,” imbuhnya.

 Pembagian rapor PTS ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memotivasi peserta didik agar tetap semangat mengikuti pembelajaran secara daring dan semangat mengerjakan tugas- tugas yang diberikan oleh Bapak/ Ibu guru meskipun secara daring. (sn/ak)