MTs Negeri 1 Banjarnegara Gelar Doa Bersama dengan Komite Madrasah

Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara menggelar kegiatan doa bersama dan tasyakuran dalam rangka kesiapan pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas, Rabu (6/8). Acara ini berlangsung di ruang kelas 9B yang akan menjadi bagian dari program rehab, serta dilanjutkan doa bersama sebagai wujud syukur atas dimulainya pembangunan.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus Komite Madrasah, tim pengembang madrasah, serta perwakilan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Ketua Komite Madrasah, H. Sumarna, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini menjadi langkah penting untuk memulai proses rehabilitasi dengan niat yang baik dan dukungan seluruh pihak.

“Rehabilitasi ruang kelas ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga ikhtiar kita bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan layak bagi para siswa. Kami berharap seluruh prosesnya berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan rehab ruang kelas ini.

“Kami mengapresiasi kerja sama dari Komite, tim pengembang, dan seluruh GTK. Doa bersama ini menjadi simbol kebersamaan kita dalam mendukung kemajuan madrasah. Semoga rehab ruang kelas berjalan tepat waktu dan hasilnya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses pembelajaran,” ungkapnya.

Pengurus Komite Madrasah, Arif Hidayat, menambahkan bahwa keberhasilan rehab ruang kelas sangat bergantung pada kekompakan semua pihak.

“Peran guru, komite, dan orang tua sangat penting. Dengan adanya komunikasi yang baik dan koordinasi yang terjaga, saya yakin rehab ruang kelas ini dapat berjalan sesuai rencana. Kami berharap sarana yang lebih baik dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih giat,” katanya.

Dari sisi administrasi dan teknis, Aida Wachdah Hikmawaty, Kepala Urusan Tata Usaha MTs Negeri 1 Banjarnegara, menjelaskan bahwa proses rehabilitasi telah melalui tahapan perencanaan yang matang.

“Kami telah memastikan semua persiapan administrasi, termasuk koordinasi dengan pihak terkait, agar pelaksanaan rehab tidak menemui kendala berarti. InsyaAllah, semuanya sudah sesuai prosedur dan siap untuk dilaksanakan,” jelasnya.

Koordinator Bidang Keagamaan, Abdul Majid, juga turut memberikan pandangannya. Ia menegaskan pentingnya memulai setiap kegiatan besar dengan doa bersama.

“Dalam ajaran kita, setiap niat baik harus diawali dengan doa agar diberikan kelancaran dan dijauhkan dari hambatan. Kami berharap rehab ruang kelas ini membawa manfaat besar tidak hanya secara fisik, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kualitas pendidikan di madrasah,” ujarnya.

Acara doa bersama ini diawali dengan pembacaan doa syukur yang dipimpin oleh Abdul Majid. Seluruh peserta khidmat memanjatkan doa agar pelaksanaan rehab berjalan lancar. Seusai doa bersama, dilaksanakan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Potongan tumpeng pertama diserahkan kepada Ketua Komite Madrasah, yang kemudian dibagikan kepada para hadirin.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari seluruh pihak, MTs Negeri 1 Banjarnegara optimistis bahwa rehabilitasi ruang kelas ini akan selesai sesuai target dan memberikan dampak positif bagi kenyamanan belajar siswa. (Fy/La)

Skip to content