MTsN 3 Banjarnegara Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025

Banjarnegara – Menindaklanjuti  arahan terkait pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila hasil koordinasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila dengan Kementerian Sekretaris Negara Nomor 818/PK.00.00/05/2025/Ka.BPIP tanggal 27 Mei 2025, MTsN 3 Banjarnegara ( MEGABARA ) menggelar upacara bendera yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan juga siswa Kelas IX pada Senin ( 2/06/2025 ). Upacara yang berlangsung di indoor madrasah tersebut berjalan lancar dan khidmat, dengan Kepala Madrasah sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Kepala Madrasah sebelum membacakan Pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 berpesan kepada siswa-siswi kelas IX melanjutkan amanat dari Kepolisian Sektor ( POLSEK ) Rakit untuk tidak meluapkan kegembiraan kelulusan dengan celebracy yang berlebihan.

“ Sebagai siswa madrasah, pastinya kalian sudah punya bekal untuk tidak meluapkan kegembiraan dengan hal yang tidak baik. Lakukan sujud Syukur atas nikmat yang telah kalian peroleh hari ini. Sesuai arahan dari POLSEK Rakit janganlah melakukan konvoi kelulusan di jalanan. Jika terdapat hal yang tidak diharapkan, semua pihak Rumah Sakit di Indonesia sudah bersepakat tidak diperkenankan untuk memakai BPJS dan semua biaya akan di tanggung korban, “ terangnya.

Sebagai pesan kedua Kepala Madrasah kepada siswa-siswi kelas IX adalah janganlah melakukan hal atau aktifitas yang membayakan diri dan masyarakat.

“ Melihat maraknya kejadian yang meresahkan warga akhir-akhir ini yang dilakukan oleh para remaja baik dari berita maupun yang ada di lingkungan kita. Kalian harus benar-benar punya kendali diri, punya benteng kokoh untuk bisa mengambil hal yang baik dan membuang segala hal buruk dan tidak perlu, “ lanjutnya.

Selanjutnya pembina upacara, Natir membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Beliau menguatkan pentingnya memperkokoh ideologi Pancasila.

“ Saya mengajak kita semua merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Ia mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda. Dalam konteks Pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalaha memperkokoh Ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia, “ tuturnya.

BPIP sebagai Lembaga yang bertugas membina dan memperkuat ideologi Pancasila terus berkomitmen menghadirkan berbagai program strategis.

“ Berbagai program strategis yang sudah dihadirkan seperti pembinaan ideologi di lingkungan Pendidikan, pelatihan bagi aparatur sipil negara ( ASN ) dan apparat negara, penguatan kurikulum Pancasila, hingga kolaborasi lintas sektor untuk mengurusutamakan Pancasila di berbagai lapisan Masyarakat. Semua ini bertujuan agar Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi dihidupi dan dijalankan dalam tindakan nyata. Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap Langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan Tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila, “ pungkasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita. Jika kita ingin mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi Pembangunan.

Akhirnya, marilah kita terus bergotong royong, menjaga persatuan, menghargai perbedaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa, dan bernegara.

Dirgahayu Pancasila !

Jayalah Indonesiaku !

Skip to content