Muhammad Abiza Al Mahzumy Berjaya di Ajang Olimpiade Sains Kejuaraan Nasional  Mapel Matematika

Banjarnegara (Humas) – Akhir semester genap di MTs Negeri 1 Banjarnegara terus memacu semangat berprestasi siswa-siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara. Berjuang di ajang Olimpiade Sains Kejuaraan Nasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Olimpiade Nusantara dan Lembaga Sains Pelajar,  siswa-siswi bimbingan prestasi berhasil memetik 8 medali untuk mata pelajaran matematika.

Dilaksanakan secara online, ajang ini nyatanya dapat menjadi media belajar bagi seluruh siswa. Dengan sering mengerjakan soal-soal khususnya matematika, diharapkan siswa-siswi bimbingan prestasi semakin terbiasa dengan jenis soal olimpiade yang memang membutuhkan nalar dan logika  tinggi.

Diumumkan oleh guru pembimbing matematika, Muhammad Abiza Al Mahzumy dan tujuh temannya berhasil menyumbangkan medali dengan rincian 1 medali emas, 1 medali perak, 5 medali perunggu dan 1 conteder dalam daftar tambahan prestasi akademik tingkat nasional  MTs Negeri 1 Banjarnegara untuk bulan keenam tahun 2024.

Linara selaku wakil kepala urusan humas sekaligus guru matematika menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta Olimpiade Sains Kejuaraan Nasional yang telah bersemangat untuk terus mengikuti berbagai ajang kompetisi online diantara padatnya kegiatan di madrasah.

“Saya sangat berterima kasih dan bangga tentunya dengan seluruh siswa madtsansa yang tak jemu-jemu mengikuti berbagai ajang kompetisi baik online maupun offline. Bagaimanapun hasil yang dicapai oleh mereka, hal terpenting dalam keikutsertaan kita mengikuti perlombaan adalah menanamkan semangat berkompetisi,” terang guru yang akrab disapa Linara ini.

Linara juga menambahkan bahwa semangat berkompetisi ini akan membentuk mental anak-anak untuk tidak mudah menyerah.

“Berkompetisi itu artinya kita harus menyiapkan diri pada 2 hal yaitu siap menang dan juga siap kalah. Bagi mereka yang mentalnya sudah terbentuk maka kemenangan tidak akan melahirkan kesombongan dan kekalahan tidak akan menenggelamkan mereka dalam keputusasaan,” sambung Linara.

Sementara menurut salah satu guru pembimbing siswa berprestasi mata pelajaran matematika, Arif Widayanto menyampaikan bahwa ia selalu mengajak anak-anak bimbingannya untuk selalu bersemangat mengikuti semua ajang kompetisi online yang ada.

“Akses komunikasi yang sudah sangat mudah seperti sekarang ini tentu menjadikan bimbingan lebih mudah. Kami dapat mengkondisikan anak-anak baik untuk bimbingan maupun untuk persiapan lomba dengan maksimal walau lewat grup WhatsApp. Insya Allah, anak-anak sudah terkondisikan dan mereka menikmatinya dengan penuh antusias,” ungkap Arif Widayanto.

Muhammad Abiza Al Mahzumy, siswa kelas VII J yang dalam ajang ini berjaya meraih medali emas mengungkapkan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah di beberapa kompetisi saya bisa meraih nilai yang baik sehingga berhasil mempersembahkan medali. Dan kali ini saya berhasil mendapatkan medali emas. Saya sangat bersyukur dan semakin bersemangat untuk mengikuti kompetisi matematika lainnya,” ujar remaja yang akrab disapa Abiza di kelasnya. (fy/LA)

Skip to content