Banjarnegara_ Awal semester genap tahun pelajaran 2024/2025 di MTs Negeri 1 Banjarnegara langsung menyalakan semangat berprestasi siswa-siswanya. Berjuang di Ajang Science Exploration And Innovation Olympiad yang diselenggarakan oleh Event Cerdas Nusantara siswa-siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara berhasil memetik 7 medali untuk mata pelajaran matematika.
Dilaksanakan secara online, ajang ini nyatanya dapat menjadi media belajar bagi seluruh siswa. Dengan sering mengerjakan soal-soal khususnya matematika, diharapkan siswa-siswa akan semakin terbiasa dengan jenis soal olimpiade yang memang membutuhkan nalar dan logika tinggi.
Diumumkan oleh guru pembimbing matematika, Nada Khaira Lubna dan enam temannya berhasil menyumbangkan medali dengan rincian 3 medali emas dan 4 medali perak dalam daftar tambahan prestasi akademik tingkat nasional MTs Negeri 1 Banjarnegara untuk bulan Februari 2025.
Dwi Lina Rahmwati selaku wakil kepala urusan humas sekaligus guru matematika Madtsansa menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta Ajang Science Exploration And Innovation Olympiad yang terus bersemangat mengikuti ajang kompetisi online diantara padatnya kegiatan di madrasah.
“Saya sangat berterima kasih dan bangga tentunya dengan seluruh siswa Madtsansa yang tak jemu-jemu mengikuti berbagai ajang kompetisi baik online maupun offline. Bagaimanapun hasil yang dicapai oleh mereka, hal terpenting dalam keikutsertaan kita mengikuti perlombaan adalah menanamkan semangat berkompetisi,” terang guru matematika kelas 7 ini bersemangat.
Ia uga menambahkan bahwa semangat berkompetisi ini akan membentuk mental anak-anak untuk tidak mudah menyerah.
“Berkompetisi itu artinya kita harus menyiapkan diri pada 2 hal yaitu siap menang dan juga siap kalah. Bagi mereka yang mentalnya sudah terbentuk maka kemenangan tidak akan melahirkan kesombongan dan kekalahan tidak akan menenggelamkan mereka dalam keputusasaan,” sambungnya.
Sementara menurut salah satu guru pembimbing siswa berprestasi mata pelajaran matematika, Arif Widayanto menyampaikan bahwa ia selalu mengajak anak-anak bimbingannya untuk selalu bersemangat mengikuti semua ajang kompetisi online yang ada.
“Saat ini komunikasi kan sudah sangat mudah, jadi mengkondisikan anak-anak baik untuk bimbingan maupun untuk persiapan lomba tetap dapat dilaksanakan dengan maksimal walau lewat grup WhatsApp. Insya Allah, anak-anak sudah terkondisikan dan mereka menikmatinya dengan penuh antusias,” ungkap Arif Widayanto.
Nabila Kaysa Sajida siswa kelas 7 C unggulan tahfidz yang dalam ajang ini berjaya meraih medali emas mengungkapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah di beberapa kompetisi saya bisa meraih nilai yang baik sehingga berhasil mempersembahkan medali. Dan kali ini saya mendapatkan medali emas. Saya sangat bersyukur dan semakin bersemangat untuk mengikuti kompetisi matematika lainnya,” ujar remaja yang akrab disapa Nabila.
Sementara itu menurut Roro Ayu Ngafifah, yang dalam Ajang Science Exploration And Innovation Olympiad ini meraih medali perak bahwa capaian yang ia raih masih belum maksimal.
“Insya Allah saya selalu ikut kompetisi mapel online mapel matematika. Kali ini saya mendapatkan medali perak. Memang saya akui, masih belum maksimal dalam belajar sehingga hasilnya pun belum menjadi yang terbaik. Bismillah di ajang berikutnya akan lebih baik lagi.” ucap Roro Ayu Ngafifah siswi kelas 8D MTs Negeri 1 Banjarnegara kepada tim warta Madtsansa. (fy)







