Nguri-Uri Budaya, Pentas Wayang Digelar di MAN 2 Banjarnegara

Banjarnegara (Humas) – Segenap peserta didik, guru, dan pegawai MAN 2 Banjarnegara menyaksikan pagelaran, workshop, dan museum wayang yang digelar di indoor madrasah (9/12).

Bertajuk ‘Mbedah Mahabarata’, Ki Jalu Pamungkas menjadi dalang pada pagelaran wayang ini. Ki Jalu Pamungkas menerangkan bahwa wayang itu ramah terhadap semua kalangan termasuk kalangan pelajar. Melalui pagelaran wayang di MAN 2 Banjarnegara ini, ia ingin menunjukkan bahwa wayang mengandung nilai-nilai yang luar biasa, yang ada pada ajaran agama Islam.

Di mana karakter atau lakon yang ada dalam pertunjukkan wayang banyak diambil dari nilai-nilai ajaran Islam dan jejak perjuangan umat Islam.

“Wayang itu ramah untuk semua kalangan termasuk kalangan pelajar dan umum. Dan dari sini juga kita pahami bahwa wayang itu mengandung nilai-nilai yang luar biasa dan dalam hal ini tersirat dalam sebuah agama yang mengerucut yakni agama Islam,” jelas Ki Jalu Pamungkas.

“Terbukti dengan lakon-lakon yang ada di cerita wayang diambil dari nilai-nilai ajaran Islam, latar belakang Islam, jejak, dan perjuangan,” lanjut Ki Jalu Pamungkas.

Ki Jalu Pamungkas berharap dengan adanya pertunjukkan wayang di MAN 2 Banjarnegara ini, peserta didik dapat lebih mengenal wayang agar nantinya dapat lebih perhatian dengan wayang.

“Tentunya harapan yang pertama, siswa siswa untuk dapat mengenal dahulu dan di tahap berikutnya mereka sudah mempunyai perhatian terhadap wayang sehingga nanti dalam segala bentuk perilaku dan tindakan mereka bisa mengambil cerminan dari tokoh-tokoh wayang,” pungkas Ki Jalu Pamungkas.

Memperingati Hari Wayang Nasional ini tidak hanya pagelaran wayang saja, ada juga Workshop dan Museum Wayang. Selain memperingati Hari Wayang Nasional dan Hari Wayang Sedunia, diperingati pula Hari Gamelan Nasional.Oleh karena itu dalam melakukan pertunjukkan wayang, Ki Jalu Pamungkas diiringi dengan musik gamelan yang indah dari Rudra Swara.

Pentas tersebut dihadiri oleh KONI Banjarnegara, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten, Anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, para pegiat wayang, bahkan segenap awak media. Pada sambutannya, Ferry Wawan Cahyono, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah menyampaikan harapannya terhadap keberlangsungan pentas wayang tersebut.

“Tontonan wayang mungkin asing bagi anak muda, maka dari itu kami hadirkan ke sekolah-sekolah agar ananda tetap dapat ngeri-uri budaya Jawa. Terutama bagi siswa MAN 2 Banjarnegara yang luar biasa dan terkenal dengan para juaranya,” pungkasnya. (ka)

Skip to content