Nuansa Peci dan Gamis Putih Warnai Ratusan Murid MIMAU Banjarnegara Larut dalam Lantunan Sholawat

Banjarnegara – Pemandangan berbeda terlihat di Aula Al Falah Joyokusumo pada Senin (24/8/2026) pagi. Ratusan murid laki-laki berpakaian rapi dengan peci hitam, atasan putih, dan sarung hitam, bersanding anggun dengan murid perempuan yang mengenakan jilbab serta gamis serba putih. Mereka berkumpul bersama dengan satu tujuan: mengagungkan nama baginda Nabi Muhammad SAW dalam agenda “MIMAU Bersholawat”.

Suasana religius terasa sangat kental saat grup hadroh Ahbabur Rasul mulai menabuh rebana dan melantunkan bait-bait sholawat. Seluruh murid terlihat khusyuk memegang buku Al Barzanji yang mereka bawa dari rumah. Uniknya, madrasah juga mengajarkan kedisiplinan dan kebersihan dengan mewajibkan setiap murid membawa kantong keresek sendiri untuk tempat sepatu agar area aula tetap bersih.

Kepala Madrasah MIMAU Parakancanggah, Wahyul Khomisah, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan dresscode dan pembiasaan ini sengaja dirancang untuk membangun karakter murid. “Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Dengan mewajibkan pakaian muslim rapi dan membawa kantong sepatu sendiri, kami sedang menanamkan nilai kesopanan, kemandirian, dan cinta kebersihan kepada anak-anak sejak bangku madrasah,” jelasnya di sela-sela acara.Salah satu wali murid kelas 1A yang ikut memantau jalannya acara mengaku sangat terkesan dengan konsep kegiatan ini.

“Saya sangat senang melihat anak-anak sejak kelas satu sudah diajarkan tertib membawa bekal snack sehat sendiri dan diajak bersholawat bersama. Penyelenggaraan acaranya sangat rapi dan mendidik,” tuturnya.Setelah rohani diisi dengan sholawat dan jasmani disegarkan lewat edukasi kesehatan serta minum Yakult gratis, rangkaian acara ditutup dengan makan bersama di dalam aula yang didampingi langsung oleh masing-masing wali kelas. (NF)