Optimalkan Publikasi, MTs 2 Banjarnegara Ikuti Pelatihan Jurnalistik

Banjarnegara – Optimalisasi menulis di kalangan instansi sudah menjadi kebutuhan. Publikasi menjadi bagian penting yang tidak dapat diabaikan. Kondisi tersebut dimanfaatkan Humas Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara untuk mengadakah pelatihan jurnalistik. Pelatihan dihadiri oleh 40 pendidik dari jenjang MI, MTs dan MA (14/9). “Di era digital menulis merupakan dakwahnya para jurnalis,” tegasnya.

MTs N 2 Banjarnegara sebagai salah satu bagian dari Kementerian Agama juga ambil bagian. Dwi Widiyastuti, utusan madrasah yang menjadi peserta mengikuti dengan semangat. Dengan pelatihan diharapkan meningkatkan budaya menulis untuk publikasi madrasah.

“Di era digital menulis merupakan dakwahnya para jurnalis,” tegasnya.

Syarat seorang penulis harus mempunyai jiwa kreatif, inovasi, dan berkemampuan bahasa yang baik. Kreatif, penulis harus mampu meracik tulisan sehingga enak dibaca dan tidak membosankan. Inovatif, seorang penulis harus mempunyai gaya tulisan yang unik sehingga mempunyai daya tarik sendiri, dan berbeda dengan yang lain. Bahasa yang baik wajib dimiliki oleh seorang penulis. “Itu modal utama seorang penulis,” ungkap Sumarna membuka acara pelatihan.

Acara pelatihan diawali dengan mengupas tentang bagaimana menulis berita yang baik. Judul harus dibuat bombastis. Judul merupakan kunci utama tertarik tidaknya pembaca. Kalimat judul harus baku tetapi sesuai dengan penulisan jurnalistik. Kriteria penulisan harus sesuai aturan misalnya judul maksimal tujuh kata, satu paragraf terdiri satu pokok bahasan, berita harus memuat unsur 5W +1H, dalam satu pragaraf terdapat satu gagasan pokok, Jumlah karakter dalam satu berita 250-350 karakter, dan ciri khas berita harus ada kutipan.

“Itu baru berita yang baik,” ujar khalwani sebagai pemateri. “Pelatihan ini semoga menjadi pemacu gerakan literasi di madarash. Setelah didesiminasi tentunya berimbas pada banyaknya penulis yang menulis berita untuk publikasi di madrasah khususnya MTs N 2 Banjarnegara,” ungkap Ratna Ayu Sebagai Kepala Sekolah. (dw/ak)