PAI Mandiraja Perkuat Literasi Keagamaan Umat: Kajian Tafsir Al-A’raf Ayat 146 di MT Tarbiyatun Nisa Desa Blimbing

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Mandiraja terus memperkuat program pembinaan umat melalui kajian keagamaan di tingkat majelis taklim. Kamis (20/11/2025), Majelis Taklim Tarbiyatun Nisa di Desa Blimbing, Kecamatan Mandiraja, menjadi lokasi kegiatan kajian Tafsir Surah Al-A’raf Ayat 146 yang dihadiri puluhan jamaah ibu-ibu.

Kegiatan dipimpin oleh Dian Setiadi, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja. Kajian mendapat antusias tinggi dari para peserta, menandakan bahwa literasi keagamaan masyarakat terus meningkat.

Memahami Bahaya Sifat Sombong dalam Al-Qur’an

Dalam pemaparannya, Dian Setiadi menjelaskan kandungan QS. Al-A’raf ayat 146 yang menegaskan peringatan Allah SWT kepada orang-orang yang bersikap sombong sehingga tertutup dari petunjuk-Nya.

Ia menegaskan bahwa kesombongan merupakan penghalang utama datangnya hidayah dan sering menjadi sumber munculnya kemaksiatan.

“Tafsir ayat ini mengajarkan bahwa ilmu, jabatan, maupun harta tidak boleh menjadi penyebab seseorang merasa lebih tinggi. Sikap tawadhu’ adalah kunci untuk menerima kebenaran. Kita perlu terus berintrospeksi agar terhindar dari kesombongan, baik dalam hati maupun perbuatan,” jelas Dian.

Peran Strategis PAI dalam Pembinaan Majelis Taklim

Kepala KUA Kecamatan Mandiraja, Musobihin, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi para PAI dalam menghidupkan kegiatan edukatif di tengah masyarakat.

“PAI adalah garda terdepan Kemenag dalam membina masyarakat. Melalui kajian rutin seperti di MT Tarbiyatun Nisa, PAI memastikan pemahaman keagamaan masyarakat tetap lurus, moderat, dan kontekstual. Kajian tafsir merupakan pondasi untuk membentuk masyarakat yang memiliki literasi agama kuat dan terhindar dari pemahaman ekstrem,” ungkap Musobihin.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang diikuti aktif oleh peserta. Para jamaah menyampaikan bahwa materi yang disampaikan sangat bermanfaat sebagai pengingat untuk selalu bersikap rendah hati dan membuka diri terhadap kebenaran.

Kemenag Banjarnegara berkomitmen terus mendukung kegiatan pemberdayaan dan pembinaan umat di tingkat akar rumput sebagai upaya mewujudkan masyarakat religius, cerdas, dan harmonis.

Skip to content