Banjarnegara – Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Banjarnegara menutup rangkaian kegiatan Gebyar Muharram 1447 H dengan kegiatan penanaman pohon di Gunung Petaragan, Kecamatan Batur, pada Selasa (08/07/2025).
Penanaman ini menjadi penutup dari rangkaian acara yang sebelumnya telah diisi dengan lomba penyuluh dan santunan anak yatim. Kegiatan ini mengangkat tema besar:
“Peaceful Muharram: Damai Bersama Manusia dan Alam.”
Pembukaan acara berlangsun SD Negeri 8 Batur dan dihadiri oleh sekitar 50 penyuluh agama yang tergabung dalam IPARI, serta berbagai pihak lintas sektor.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Kasi Bimas Islam, Forkopimcam Kecamatan Batur, Kepala KUA dari Kecamatan Batur, Pejawaran, dan Pagentan, Ketua PD IPARI, serta jajaran pengurus dan penyuluh agama se-Banjarnegara.
Ketua PD IPARI Banjarnegara, Nasirin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penanaman pohon puspa sebanyak 200 batang ini merupakan bentuk nyata komitmen penyuluh agama terhadap kelestarian lingkungan.
“Pohon puspa dipilih karena cocok ditanam di daerah dataran tinggi dan beriklim dingin seperti Batur. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup dari rangkaian Gebyar Muharram tahun ini,” terangnya.
Kepala Kantor Kemenag Banjarnegara, H. Karsono, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada PD IPARI atas peran aktif dan gerakan nyata yang terus dihadirkan di tengah masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi IPARI Banjarnegara yang terus menginspirasi. Mulai dari gerakan sosial, edukasi stunting melalui ‘Kopi Seceting ’, kepedulian terhadap komunitas marginal, hingga kini melestarikan lingkungan,” ujarnya.
Beliau menegaskan bahwa penyuluh agama tidak hanya menyampaikan ceramah keagamaan, tetapi juga bergerak dengan tindakan nyata di tengah masyarakat. “PD IPARI tidak hanya bicara agama, tapi juga menggerakkan dakwah sosial dan lingkungan. Harapan kami, IPARI terus hadir, terus dinanti, dan terus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” jelasnya.
Setelah pembukaan, seluruh peserta bersama Forkopimca dan Kepala Kemenag melakukan perjalanan kaki sejauh ±2,5 km menuju lokasi penanaman di Gunung Petaragan, Desa Batur, Kecamatan Batur.
Kegiatan ini diakhiri dengan penanaman serentak bibit pohon puspa yang diharapkan dapat tumbuh dan menjadi simbol kepedulian para penyuluh terhadap alam.
Rangkaian Gebyar Muharram 1447 H ini menjadi bukti bahwa semangat menyambut tahun baru Islam dapat diisi dengan kegiatan positif, membangun, dan berdampak langsung bagi manusia dan lingkungan.(dr/az)







