Pembekalan Pembina Gugus Depan MA Ma’arif NU Wanayasa Tekankan Kemandirian dan Kerapian Seragam

Banjarnegara – MA Ma’arif NU Wanayasa menggelar kegiatan Pembekalan Pembina Gugus Depan pada hari Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di MTs Ma’arif NU Kubang dan dihadiri oleh 25 peserta dari kalangan guru dan pembina Pramuka Se-lingkungan MA Ma’arif NU Wanayasa.

Sebagai pemateri, Bapak Sugeng Wiyono, beliau menyampaikan materi tentang peran strategis pembina dalam membentuk karakter peserta didik. Salah satu materi penting yang beliau sampaikan adalah “Pramuka melatih seseorang bisa survivel di alam terbuka dalam keadaan darurat”. Menurut beliau, melalui kegiatan kepramukaan, peserta didik dilatih mandiri, disiplin, sigap, dan mampu bekerja sama dalam situasi sulit.

Dalam sesi pembekalan juga dibahas secara rinci mengenai seragam Pramuka sesuai tingkatan agar pembinaan lebih tertib dan sesuai aturan. Ketentuan warna seragam yaitu : 

1. Pramuka Siaga (Usia 7–10 tahun)

  • Putra: Baju lengan pendek dengan dua saku tempel di bagian bawah dan celana pendek. Lengan baju dilengkapi dua lis berwarna cokelat tua.
  • Putri: Baju lengan pendek dengan saku tempel di dada, menggunakan bawahan rok pendek atau panjang.
  • Atribut: Memakai topi berbentuk joki (baret cokelat tua untuk putra, topi pet untuk putri) dengan lambang barung.

2. Pramuka Penggalang (Usia 11–15 tahun)

  • Putra: Baju lengan pendek dengan dua saku tempel di bagian dada dan saku timbul di celana (total 6 saku). Bawahan berupa celana pendek sebatas lutut atau celana panjang.
  • Putri: Baju dengan dua saku tempel di dada (tanpa lipatan hiasan melintang seperti Siaga), bawahan rok panjang atau pendek.
  • Atribut: Menggunakan topi baret berwarna cokelat tua untuk putra dan putri, serta lambang regu.

3. Pramuka Penegak (Usia 16–20 tahun)

  • Putra: Baju lengan pendek dengan dua saku tempel di dada dan saku di celana, memakai celana panjang.
  • Putri: Baju model putri dengan potongan prinses (garis potong depan/belakang), tanpa lidah bahu, serta memakai rok panjang atau kulot.
  • Atribut: Memakai topi bundar/pet berwarna cokelat tua, serta Tanda Kecakapan Umum (TKU) berwarna kuning.

4. Pramuka Pandega (Usia 21–25 tahun)

  • Ketentuan seragam dan atribut sama persis dengan Pramuka Penegak. Perbedaannya terletak pada tingkat usia dan nomor Gugus Depan

Selain warna, model celana panjang Pramuka juga menjadi perhatian. Celana harus rapi dan sesuai standar, yaitu terdiri dari 2 saku dalam, 2 saku timbul di bagian samping, dan 2 saku belakang. Model ini berlaku untuk semua tingkatan dan bertujuan melatih kedisiplinan serta kerapian anggota Pramuka.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab. Kepala MA Ma’arif NU Wanayasa berharap melalui pembekalan ini para pembina dapat menjalankan tugas dengan lebih profesional, sehingga lahir generasi muda yang berakhlak, terampil, cinta alam, dan siap menghadapi tantangan.

Mengingat pentingnya dan banyaknya materi kepramukaan yang harus disampaikan, kegiatan ini akan dilanjutkan lagi pada waktu yang akan datang untuk beberapa pertemuan lagi. (asg)

Skip to content