Pendistribusian Perdana Program MBG di MEGABARA, Wujud Peduli Gizi bagi Murid

Banjarnegara (Humas) – Suasana ceria nampak di wajah para murid MTs N 3 Banjarnegara (MEGABARA) Rabu, (8/27). Hal ini dikarenakan mereka akan menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pertama kalinya. Seluruh murid sudah tak sabar menanti untuk menikmati hidangan bergizi makan siang. Megabara merupakan salah satu dari 34 sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Rakit yang menerima manfaat MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Adipasir Kecamatan Rakit.

Sejumlah 667 paket MBG  mendarat pada pukul 13.00 di MEGABARA. Menu  makan yang diterima murid terdiri dari nasi, lauk pauk kaya protein, sayur, dan buah. Pihak madrasah bertugas menerima makanan dari tim SPPG. Sementara pendistribusian dilaksanakan oleh perwakilan setiap kelas dibantu oleh masing-masing wali kelas. Rafael, siswa kelas IX  A menyatakan sangat senang karena ia bisa menikmati makanan bergizi disiang hari dengan teman-temannya.

“Terima kasih Pak Prabowo. Kami sangat senang menerima MBG ini. Makanannya enak, pas sekali untuk makan siang. Saya juga bisa menghemat uang jajan. Meskipun tetap diberi oleh ibu, tapi akan saya tabung buat kebutuhan lainnya. Semoga besok MBG lebih awal lagi datangnya,“ ucapnya.

Kepala MTsN 3 Banjarnegara, Natir menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah atas program yang sangat bermanfaat bagi murid ini. Beliau menekankan dinamika pendistribusian MBG pada hari pertama rilis adalah hal yang lumrah dan harap dimaklumi.

“Madrasah menyampaikan terima kasih atas program MBG sebagai salah satu program presiden RI saat ini. MBG menjadi salah satu upaya untuk pemenuhan gizi terbaik bagi murid di masa tumbuh kembangnya. Dinamika pelaksanaan MBG yang terjadi pada hari pertama rilis menjadi hal yang lumrah. Yang terpenting adalah adakan evaluasi bagi pengelola MBG di Adipasir agar ke depan bisa lebih baik lagi,“ terangnya.

Guru-guru yang mendampingi murid saat menikmati MBG, mengingatkan para murid untuk pentingnya menjaga kebersihan saat makan dan sesudah makan. Tidak lupa juga mengingatkan untuk berdo’a dan mencuci tangan sebelum makan dan sesudahnya. Terakhir adalah mengkoordinir untuk merapikan alat makan yang sudah dipakai dan di kembalikan ke tempat transit MBG.

“Para murid terlihat sangat bahagia mendapat MBG perdana ini. Mereka bisa menikmati makan siang bersama dengan teman-teman menjelang pulang sekolah,“ ujar Laely Kurniawati yang saat itu mendampingi kelas IX A.

Program MBG merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk memastikan bahwa kebutuhan gizi harian murid dapat tercukupi dengan baik sesuai standar Angka Kecukupan Gizi (AKG). Diharapkan dengan program ini, akan berdampak langsung pada kualitas Sumber Daya Indonesia sebagai investasi penting bagi masa depan Indonesia sehingga siap menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045. (fn)

Skip to content