Penuh Antusias, Majelis Taklim Ar Rohman Gumiwang Jadikan Doa sebagai Gerbang Menyambut Ramadan

Banjarnegara (Humas) – Semangat menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah begitu terasa di tengah jamaah Majelis Taklim Ar Rohman Desa Gumiwang. Dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan, para jamaah bersama-sama menghafal dan melantunkan doa menyambut Ramadan dalam kegiatan yang digelar di Gedung Madrasah Ar Rohman pada Jumat (12/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 40 jamaah yang terdiri dari ibu-ibu dan warga sekitar Desa Gumiwang. Suasana haru dan penuh antusias tampak sejak awal acara, ketika lantunan doa menggema serempak, mencerminkan kerinduan mendalam akan hadirnya bulan penuh rahmat dan ampunan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara, Retno Purnawati, yang bertindak sebagai penuntun doa dan pemberi tausiyah. Dengan suara lembut dan penuh penghayatan, ia membimbing jamaah menghafal doa menyambut Ramadan serta menjelaskan makna di balik setiap kalimat yang dilantunkan.

Dalam arahannya, Retno mengajak seluruh jamaah untuk menyambut Ramadan dengan hati yang gembira dan penuh rasa syukur. Menurutnya, tidak semua orang diberi kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan suci, sehingga kedatangannya harus disambut dengan suka cita.

“Ramadan adalah bulan yang dirindukan oleh orang-orang beriman. Mari kita sambut dengan kebahagiaan, bukan dengan keluhan. Bersuka cita menyambut Ramadan adalah tanda keimanan kita,” tuturnya di hadapan jamaah.

Ia juga mendorong jamaah untuk mulai membuat target-target amalan selama bulan Ramadan. Mulai dari target khatam Al-Qur’an, menjaga shalat tepat waktu, memperbanyak sedekah, hingga menjaga lisan dan mempererat silaturahmi.

“Jangan sampai Ramadan berlalu tanpa perubahan. Buatlah target pribadi. Berapa juz yang ingin dibaca, berapa sedekah yang ingin diberikan, amalan apa yang ingin ditingkatkan. Dengan target, insyaAllah Ramadan kita lebih terarah dan bermakna,” pesannya penuh semangat.

Para jamaah tampak serius menyimak dan beberapa terlihat mencatat poin-poin penting yang disampaikan. Kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta kembali melantunkan doa secara bersama-sama, menciptakan suasana religius yang menyentuh hati.

Sebagai penutup kegiatan, seluruh jamaah saling bersalaman dan bermaaf-maafan. Momen tersebut menjadi simbol pembersihan hati sebelum memasuki bulan suci. Senyum dan haru terpancar dari wajah para jamaah yang berharap dapat menjalani Ramadan dengan hati yang lebih bersih dan ibadah yang lebih baik.

Dengan lantunan doa yang menggema di Gedung Madrasah Ar Rohman, harapan pun terangkat ke langit: semoga seluruh jamaah diberi umur panjang, kesehatan, dan kesempatan untuk menjalani ibadah Ramadan dengan penuh keberkahan. 

(rp/azd)

Skip to content