Penyuluh Agama Ajak PKK Kebakalan Niatkan Kegiatan Sebagai Ibadah

Banjarnegara (Humas) – Pertemuan rutin PKK Desa Kebakalan, Kecamatan Mandiraja, digelar di Gedung Olahraga (GOR) desa setempat pada Selasa (26/8). Acara ini dihadiri oleh anggota PKK, perangkat desa, dan tamu undangan, termasuk Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja, Hendriyanto, S.Ag, yang tampil sebagai narasumber utama.

Meski Ketua Pokja 1, Ibu Mariyah, tidak dapat hadir karena harus mengikuti agenda lain, kegiatan tetap berjalan lancar dengan dukungan penuh tim Pokja 1.

Dalam penyampaian materinya, Hendriyanto menekankan pentingnya menanamkan niat ibadah dalam setiap aktivitas sosial, termasuk kegiatan PKK. Menurutnya, program PKK bukan hanya berorientasi pada pembangunan keluarga dan desa, tetapi juga dapat menjadi ladang pahala jika dilakukan dengan ikhlas.

 “Setiap langkah yang kita ambil dalam kegiatan PKK, bila diniatkan untuk kebaikan dan pengabdian, akan bernilai ibadah. Karena itu mari kita terus semangat berkontribusi bagi masyarakat dengan hati yang ikhlas,” ujar Hendriyanto di hadapan peserta.

Sementara itu, Sekretaris Desa Kebakalan, Erna Vidiyanti, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota PKK dan narasumber yang hadir. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa sangat mendukung kegiatan PKK karena menjadi motor penggerak pembangunan berbasis keluarga.

 “PKK adalah mitra strategis pemerintah desa dalam membangun masyarakat yang sejahtera. Kami berharap ibu-ibu PKK terus aktif, kreatif, dan solid. Kehadiran Bapak Hendriyanto juga menambah semangat kita semua untuk menjadikan kegiatan PKK bukan hanya bermanfaat, tetapi juga bernilai ibadah,” ujar Erna.

Pertemuan ditutup dengan diskusi interaktif, di mana para anggota PKK menyampaikan berbagai pandangan mengenai peran ibu rumah tangga dalam kegiatan sosial tanpa mengabaikan kewajiban keluarga. Diskusi berjalan hangat, penuh keakraban, dan memberi inspirasi baru bagi peserta.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan PKK Desa Kebakalan semakin solid, berdaya, dan terus berkontribusi nyata bagi kemajuan desa dengan semangat gotong royong yang selalu disertai niat ibadah. (H/M)