Banjarnegara (Humas) – Sebanyak 20 wali siswa TK PGRI Nagasari mengikuti kegiatan bimbingan penyuluhan yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Pagentan. Kegiatan ini menghadirkan M. Syaiful Abidin, penyuluh agama Islam yang dikenal aktif dalam pembinaan keluarga dan pendidikan anak usia dini. Bertempat di aula TK PGRI Nagasari, Senin (25/8) acara berlangsung dengan penuh antusiasme dan kehangatan.
Dengan mengusung tema “Cara Nabi dalam Mendidik Anak”, Syaiful Abidin menyampaikan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak secara utuh, baik dari sisi intelektual maupun spiritual. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan, Ketika guru menanam, tapi orang tua tak menyiram, anak akan jadi apa? Pendidikan anak adalah kerja sama antara sekolah dan rumah. Pendidikan bukan tugas tunggal. Ini tanggung jawab bersama. Saat guru dan orang tua bersinergi, anak akan tumbuh utuh, bukan hanya pintar tapi juga berkarakter.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan tentang metode pendidikan Islami yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, tetapi juga membuka ruang dialog antara pendidik dan wali siswa. Para peserta diajak untuk memahami pentingnya keteladanan, kasih sayang, dan komunikasi dalam membentuk karakter anak sejak dini.
Kepala TK PGRI Nagasari, Winarsih, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. “Dengan adanya program bimbingan penyuluhan dari Penyuluh Agama, kami merasa sangat terbantu dalam meningkatkan pemahaman agama dan nilai-nilai spiritual bagi wali siswa TK PGRI Nagasari. Program ini tidak hanya bermanfaat bagi wali siswa, tetapi juga bagi kami sebagai pendidik dalam memberikan pendidikan yang lebih baik dan berintegritas,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan refleksi bersama, yang memperkuat komitmen antara sekolah dan orang tua dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. (msa)







