Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja, Yani Itsnawati, M. Fuad Ridho, dan Fety Sulistiani, aktif menggelar kegiatan Bina Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMP Negeri 1 Mandiraja. Kegiatan ini ditujukan khusus untuk siswa kelas IX G dengan tujuan memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pendewasaan usia nikah serta pentingnya integrasi remaja dengan program generasi berencana, Senin (26/8/2024).
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB di ruang kelas IX G, yang dihadiri oleh lebih dari 50 siswa dari berbagai latar belakang. Yani Itsnawati, salah satu penyuluh yang turut aktif dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan pentingnya pendidikan mengenai usia nikah di kalangan remaja. “Kami ingin mengajak para remaja untuk memahami betapa pentingnya mempersiapkan diri dengan baik sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Pendidikan mengenai usia nikah ini merupakan salah satu langkah untuk mencegah pernikahan usia muda yang sering kali berisiko,” ujar Yani kepada para siswa.
Selain itu, kegiatan hari ini juga mencakup sosialisasi tentang Program KOPI SECETING (Komunitas Penyuluh Agama Islam Serius Cegah Stunting). Fuad Ridho, yang menjadi koordinator kegiatan, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang sejak dini. “Remaja merupakan generasi penerus bangsa yang harus kita perhatikan kesehatan dan gizinya. Dengan program KOPI SECETING, kami berharap dapat mencegah masalah stunting yang masih menjadi permasalahan serius di beberapa wilayah,” tambah Fuad.
Acara berlangsung interaktif dengan penyampaian materi yang disesuaikan dengan pemahaman siswa. Fety Sulistiani, salah satu penyuluh agama Islam yang aktif dalam memberikan motivasi kepada siswa untuk berani bertanya dan terbuka dalam diskusi. “Kami ingin menciptakan suasana yang nyaman bagi siswa untuk berbagi pendapat dan memahami bahwa setiap pertanyaan mereka sangat berharga,” ucap Fety.
Kegiatan BRUS di SMP Negeri 1 Mandiraja ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi perkembangan kepribadian dan pemahaman siswa mengenai peran mereka dalam masyarakat. Para penyuluh agama Islam Kecamatan Mandiraja berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan remaja dan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program yang edukatif dan proaktif.
Dengan berakhirnya kegiatan hari ini, para siswa diajak untuk merenungkan dan menerapkan nilai-nilai yang telah mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari. Semangat untuk membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak baik terus ditekankan sebagai bagian dari upaya bersama untuk mencapai masa depan yang lebih baik bagi Indonesia. (M/La)







