Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya memperkuat pemahaman keagamaan di tengah masyarakat, para Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Mandiraja kembali melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan. Kali ini kegiatan digelar di Majelis Ta’lim Al-Falah, Dusun Wanesepi, Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja. (24/7)
Dengan mengangkat tema “Kenapa Kita Harus Punya Sifat Ikhlas dalam Beribadah”, kegiatan kepenyuluhan ini diikuti puluhan jamaah ibu-ibu dan remaja masjid setempat. Materi disampaikan secara interaktif, menyentuh aspek keutamaan ikhlas dalam amal ibadah serta bahayanya riya dan mengharap pujian manusia.
Dalam materinya, penyuluh menegaskan bahwa ikhlas adalah ruh dari segala ibadah. “Tanpa ikhlas, ibadah hanya jadi rutinitas kosong. Ikhlaslah yang menjadikan amal kita diterima oleh Allah SWT,” ungkap salah satu penyuluh dalam ceramahnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para jamaah. Ibu Ruminah (47), salah satu peserta, mengaku sangat tersentuh.
“Saya jadi sadar, selama ini kadang kita ibadah hanya ikut-ikutan atau ingin dilihat orang. Tapi hari ini saya paham, hanya karena Allah-lah kita harus beribadah,” ujarnya penuh haru.
Kepala KUA Mandiraja, H. Irfan Sulastono, yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus dijalankan. Kita tidak hanya melayani administrasi nikah, tapi juga membina akhlak dan ibadah umat. Saya bangga para penyuluh turun langsung ke masyarakat hingga pelosok,” tegasnya.
Kegiatan bimbingan keagamaan seperti ini merupakan program rutin KUA Mandiraja, sebagai wujud hadirnya negara melalui penyuluh agama di tengah-tengah umat. (M/H, azd)







