Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan agama, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pagentan, Alfiana Nurhidayah, memberikan penyuluhan kepada anggota Majelis Taklim Nurul Ilmi, Desa Kayuares, pada Rabu (8/10).
Kegiatan ini disambut hangat oleh para ibu majelis taklim yang antusias mengikuti penyuluhan dengan tema “Menuntut Ilmu Sebagai Bekal Dunia dan Akhirat”. Bertempat di rumah salah satu anggota majelis, acara ini berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Dalam materinya, Alfiana menyampaikan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban setiap muslim, tanpa memandang usia. Ia menekankan bahwa ilmu agama adalah cahaya yang membimbing umat untuk tetap berada di jalan yang di ridhai Allah Swt.
“Islam sangat menjunjung tinggi ilmu. Bahkan wahyu pertama yang diturunkan adalah perintah untuk membaca. Ini menunjukkan bahwa menuntut ilmu adalah pintu untuk memahami agama dan menjalani hidup dengan benar,” jelasnya.
Ia juga mengutip sabda Nabi Muhammad saw:
“Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim.” (HR. Ibnu Majah)
Menurutnya, dengan ilmu, umat akan terhindar dari kesesatan dan mampu membina keluarga serta masyarakat yang lebih baik.
Sementara itu, Ibu Kepala Desa Kayuares, Ibu Sarminem, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas penyuluhan yang diberikan.
“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini karena ibu-ibu adalah tiang dalam keluarga. Ketika mereka paham agama, maka anak-anak dan lingkungan akan ikut merasakan manfaatnya,” ujar beliau.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan doa bersama. Para peserta berharap agar kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat menuntut ilmu di kalangan ibu-ibu majelis taklim semakin meningkat, sehingga terwujud keluarga yang sakinah dan masyarakat yang berilmu. (an, azd)







