Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, M. Syaiful Abidin, bertindak sebagai khatib sekaligus imam dalam pelaksanaan ibadah salat Jumat di Masjid Al Huda, Dusun Midari, Desa Plumbungan, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ibadah yang berlangsung secara khidmat tersebut dihadiri oleh sekitar 40 orang jamaah setempat.
Dalam khotbahnya, Syaiful mengusung tema “Mensyukuri Nikmat Air di Musim Kemarau.” Ia mengingatkan para jamaah bahwa air merupakan salah satu sumber kehidupan paling krusial yang sering kali baru disadari nilainya ketika jumlahnya mulai terbatas. Menurutnya, datangnya musim kemarau hendaknya dijadikan momentum refleksi diri untuk senantiasa menjaga kelestarian alam dan memanfaatkan sumber daya air secara bijak.
“Air adalah nikmat yang luar biasa dari Allah SWT. Di saat musim kemarau seperti ini, kita diajarkan untuk lebih bijaksana dalam menggunakannya dan tidak membuang-buang air secara percuma. Sikap hemat serta menjaga sumber mata air adalah bentuk nyata dari rasa syukur kita kepada Sang Pencipta,” ujar Syaiful dalam petikan khotbahnya.
Selain menyampaikan pesan keagamaan, kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta memberikan pembinaan mental spritual secara langsung kepada warga pedesaan.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi positif dari pengurus takmir maupun jamaah Masjid Al Huda Dusun Midari. Kehadiran petugas dari KUA Pagentan dinilai memberikan suasana baru serta penyegaran keilmuan agama bagi warga sekitar.
Wahid Saefudin, selaku pengurus Takmir Masjid Al Huda, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesediaan penyuluh agama Islam KUA Pagentan yang telah hadir dan memimpin ibadah Jumat di wilayah mereka.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak M. Syaiful Abidin yang telah berkenan menjadi imam dan khatib di masjid kami. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, sehingga menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk selalu bersyukur dan menjaga ketersediaan air di lingkungan kita,” tutur Wahid.
Kegiatan safari khotbah ini merupakan bagian dari komitmen Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan untuk terus memberikan edukasi keagamaan dan hadir mendampingi masyarakat hingga ke pelosok desa.
(msa/azd)
