Penyuluh Agama KUA Pagentan Gelar Bimbingan Parenting Qur’ani di MT Thalibatun Nabilah Kasmaran

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, M. Syaiful Abidin, memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada para jamaah Majelis Taklim (MT) Thalibatun Nabilah Kasmaran pada Selasa (15/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di salah satu ruang kelas TK Pertiwi Siswarini Kasmaran ini diikuti oleh 42 orang jamaah yang seluruhnya merupakan wali murid dari TK tersebut.

Mengangkat tema Parenting Qur’ani: Mendidik Anak Agar Tak Jadi Musuh di Akhirat, kegiatan ini bertujuan untuk membekali para orang tua dengan pemahaman keislaman dalam mendidik buah hati di era modern. M. Syaiful Abidin menekankan pentingnya peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sejak dini agar anak tumbuh menjadi pendoa bagi kedua orang tuanya, bukan justru menjadi penuntut di akhirat kelak.

“Anak adalah amanah sekaligus ujian bagi setiap orang tua. Jika kita mendidiknya dengan keteladanan Al-Qur’an dan kasih sayang yang berlandaskan syariat, mereka akan menjadi tabungan pahala yang tak terputus. Namun, jika kita mengabaikan pendidikan agamanya, dikhawatirkan anak justru bisa menjadi musuh dan memberatkan orang tua di akhirat kelak,” tegas Syaiful dalam penyampaian materinya.

Para peserta tampak antusias menyimak pemaparan materi yang diselingi dengan diskusi interaktif mengenai tantangan pengasuhan anak saat ini. Dwi Astuti Setianingsih, selaku Ketua MT Thalibatun Nabilah yang sekaligus menjabat sebagai Kepala TK Pertiwi Siswarini Kasmaran, menyampaikan apresiasi mendalam atas hadirnya program bimbingan penyuluhan dari KUA Pagentan ini.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak KUA Pagentan, khususnya Pak Syaiful, yang telah memberikan pencerahan yang sangat berharga bagi para wali murid kami. Tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan para orang tua masa kini. Harapan kami, sinergi antara sekolah, orang tua, dan penyuluh agama ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan demi mencetak generasi yang berakhlaqul karimah,” ungkap Dwi Astuti Setianingsih.

Melalui kegiatan bimbingan ini, KUA Pagentan berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan agama berbasis Al-Qur’an dalam keluarga semakin meningkat, sehingga terwujud tatanan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah di wilayah Pagentan. 

(msa/azd)