Penyuluh Agama Islam Mandiraja Ajarkan Tajwid Idhar Syafawi di TPQ Daarul Mukhlisin Blimbing

Banjarnegara (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja, Dian Setiadi, melaksanakan kegiatan pembelajaran ilmu tajwid dengan materi Idhar Syafawi kepada para santri di TPQ Daarul Mukhlisin, Rabu (13/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembinaan baca tulis Al-Qur’an agar para santri mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid.

Dalam pembelajaran tersebut, Dian Setiadi menjelaskan pengertian Idhar Syafawi, yaitu hukum bacaan mim sukun yang bertemu dengan seluruh huruf hijaiyah selain huruf mim dan ba. Para santri diberikan contoh-contoh bacaan dalam Al-Qur’an serta praktik langsung agar lebih mudah memahami penerapan hukum tajwid tersebut.

Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para santri terlihat aktif mengikuti penjelasan serta bergantian membaca contoh ayat yang diberikan. Dian juga memberikan pendampingan secara langsung kepada santri yang masih mengalami kesulitan dalam pelafalan maupun penerapan hukum bacaan.

“Pemahaman ilmu tajwid sangat penting agar bacaan Al-Qur’an menjadi lebih benar dan sesuai dengan kaidah yang diajarkan Rasulullah SAW. Melalui pembelajaran ini kami berharap para santri semakin semangat belajar Al-Qur’an,” ujar Dian Setiadi.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan latihan membaca bersama dan evaluasi sederhana untuk mengetahui tingkat pemahaman para santri terhadap materi Idhar Syafawi. Metode pembelajaran yang santai namun terarah membuat para santri lebih mudah memahami materi yang disampaikan.

Pengurus TPQ Daarul Mukhlisin, Ustaz Ahmad Fauzi, menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja. Menurutnya, kehadiran penyuluh memberikan motivasi tersendiri bagi para santri untuk lebih giat mempelajari Al-Qur’an.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian dan pembinaan yang diberikan. Anak-anak menjadi lebih antusias belajar tajwid dan semakin percaya diri saat membaca Al-Qur’an,” ungkap Ustaz Ahmad Fauzi.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusias dari para peserta. Melalui pembelajaran tajwid tersebut, diharapkan para santri TPQ Daarul Mukhlisin mampu meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap pembelajaran ilmu agama sejak usia dini.

Skip to content