Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan penyuluhan agama kepada berbagai lapisan masyarakat. Salah satu program unggulannya adalah “SI BUAH” (Sahabat ibu hamil bersama penyuluh agama Islam Mandiraja) sebuah kegiatan rutin bulanan yang secara khusus menyasar ibu hamil. Kegiatan kepenyuluhan kali ini diselenggarakan di POSYANDU Setya Wanita 5 di Desa Somawangi. (15/7)
Dalam kegiatan SI BUAH Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja menyampaikan materi tentang perjalanan kehamilan dalam pandangan Islam, dan pentingnya menjalankan amalan-amalan baik selama masa kehamilan sesuai ajaran agama Islam. Beberapa amalan yang dianjurkan di antaranya adalah memperbanyak doa, membaca Al-Quran, berdzikir, serta menjaga asupan makanan yang halal dan thayyib.
Dalam keterangannya, Penyuluh Agama Islam Mandiraja menjelaskan bahwa masa kehamilan merupakan periode yang penuh dengan keberkahan. “Masa kehamilan adalah saat yang penuh berkah, di mana ibu hamil dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amalan-amalan baik demi kebaikan diri dan bayi yang dikandungnya,” terangnya.
Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa program SI BUAH ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan agama bagi para ibu hamil, tetapi juga sebagai bentuk dukungan spiritual selama masa kehamilan. “Kami berharap para ibu hamil di Desa Somawangi dapat memanfaatkan program ini sebagai sarana untuk memperkuat iman dan mempersiapkan diri secara mental, fisik, dan spiritual dalam menyambut kelahiran buah hati mereka,” imbuhnya.
Beberapa amalan yang dianjurkan dalam program SI BUAH meliputi membaca Al-Quran, berdoa dan berdzikir, menjaga makanan halal dan thayyib, bersedekah, serta melaksanakan sholat sunnah. Penyuluhan ini dihadiri oleh 20 ibu Hamil, petugas kesehatan dan kader PKK, yang antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta, yang merasakan manfaatnya secara langsung. “Program SIBUAH ini sangat bermanfaat bagi kami para ibu hamil. Selain menambah wawasan keagamaan, kami juga merasa lebih tenang dan siap menjalani masa kehamilan dengan amalan-amalan yang diajarkan,” ujar Maya salah satu peserta penyuluhan.
Dengan adanya program SI BUAH, KUA Kecamatan Mandiraja nantinya dapat memberikan manfaat yang holistik bagi masyarakat, khususnya ibu hamil, tidak hanya dalam aspek fisik dan kesehatan, tetapi juga dalam aspek mental dan spiritual. Program ini merupakan salah satu bentuk nyata dari upaya KUA dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan agama. (H/azd)







