Bersama Sekolah, KUA Susukan Sosialisasikan Bahaya Perkawinan Dini dan Pornografi ke Siswa Baru di MPLS

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Susukan hadir sebagai narasumber untuk memberikan edukasi tentang Pencegahan Perkawinan Dini dan Bahaya Pornografi kepada para peserta didik baru di lingkungan SMK Negeri 1 Susukan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). (15/7)

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa-siswi dengan pemahaman mengenai dampak negatif perkawinan dini dan pentingnya mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih baik

Petugas KUA yang hadir dalam kegiatan tersebut, Yusuf Andi Yulianto dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa perkawinan dini dapat menimbulkan berbagai masalah, baik dari segi ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun sosial.  “Perkawinan bukan hanya soal kesiapan usia, tetapi juga kematangan mental, ekonomi, dan tanggung jawab. Generasi muda harus fokus meraih cita-cita agar siap menghadapi kehidupan rumah tangga di waktu yang tepat,” ujar beliau di hadapan para siswa.

Selain itu, beliau juga mengajak para peserta didik untuk menjaga diri dari pergaulan bebas dan lebih bijak dalam menggunakan media sosial yang kerap menjadi pintu masuk fenomena pacaran yang tidak sehat. Kegiatan ini disambut baik oleh para peserta didik. Mereka merasa mendapatkan banyak pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah mereka dengar.

“Ternyata perkawinan di usia muda itu banyak risikonya. Saya jadi lebih paham kenapa kita harus fokus sekolah dulu dan mempersiapkan masa depan,” ujar Dewi, siswi kelas X.

“Materinya sangat bermanfaat dan membuka pikiran kami tentang pentingnya menjaga diri dan tidak terburu-buru menikah,” tambah Rizky, siswa kelas X lainnya yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi para siswa agar lebih memahami pentingnya menunda perkawinan sampai pada usia yang matang, demi terwujudnya generasi emas. (yay/azd)

Skip to content