Banjarnegara (Humas) — Penyuluh Agama Islam KUA Madukara, Mamiatik, memimpin rapat teknis persiapan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) tingkat Kabupaten Banjarnegara. Rapat digelar pada Senin (1/12/2025), bertempat di TPQ Al Mukarom, Dusun Kutayasa. Kegiatan ini menghadirkan koordinator lomba dari Badko LPQ Kecamatan Madukara serta pengelola dan pembina dari pos pesantren dan TPQ setempat.
Rapat yang bersifat koordinatif dan teknis tersebut membahas kesiapan administrasi, jadwal lomba, kategori penilaian, dan pembagian tugas panitia di lapangan. Menurut Mamiatik, pertemuan ini penting agar semua pihak memiliki pemahaman yang sama sehingga pelaksanaan FASI berjalan lancar dan peserta mendapatkan pengalaman terbaik.
“Kami berfokus pada pembinaan mental dan teknis bagi santri sehingga ketika berlomba mereka tampil percaya diri, penuh adab, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Mamiatik saat membuka rapat.
Kepala KUA Kecamatan Madukara, Muhamad Ngunwan, menyampaikan dukungan penuh atas pelaksanaan rapat teknis dan kegiatan FASI. Menurutnya, FASI bukan sekadar lomba, melainkan wahana pembinaan karakter dan penguatan kompetensi keagamaan anak sejak dini.
“KUA Kecamatan Madukara mendukung penuh seluruh rangkaian FASI sebagai upaya nyata membentuk karakter santri yang unggul dan berakhlak mulia menuju Indonesia Emas,” kata Muhamad Ngunwan.
Dalam rapat juga dibahas teknis arena lomba, tata tertib penilaian, serta standar kelengkapan administrasi peserta yang harus dipenuhi oleh Badko LPQ masing-masing desa. Panitia menekankan pentingnya latihan terstruktur bagi peserta, mulai dari hafalan, bacaaan tartil, hingga penampilan seni islami. Selain itu, aspek kesehatan dan protokol tempat juga menjadi perhatian agar semua peserta nyaman dan aman selama kegiatan.
Tokoh masyarakat dan beberapa pembina TPQ yang hadir memberikan masukan praktis mengenai jadwal latihan dan kriteria penilaian yang adil. Rencananya, TPQ Al Mukarom Kutayasa akan menjadi salah satu pusat latihan menjelang pelaksanaan FASI di tingkat kabupaten.
Penutupan rapat diisi oleh pernyataan komitmen bersama dari seluruh pihak untuk menyukseskan FASI dengan semangat gotong royong. Dengan koordinasi yang baik dan dukungan penuh dari KUA, panitia optimistis FASI akan menjadi momentum penting dalam mengembangkan potensi dan karakter generasi muda religius di Banjarnegara.
(mt/ azd)







