Banjarnegara (Humas) – Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Banjarnegara melaksanakan rakor dan pembinaan di Rumah Makan Umah Dawet , Petambakan kecamatan Madukara . Kegiatan tersebut dihadiri Kasi Bimas Islam dan para penyuluh PNS (PAIF dan P3K). (Rabu, 07/08).
Dalam kegiatan tersebut hadir pula peserta Penyuluh Agama Islam Award (PAI Award ) tingkat nasional tahun 2024 yaitu Sugeng, Penyuluh Non PNS KUA Kecamatan Purwanegara dan Imam Khambali, Penyuluh Agama Non PNS KUA Kecamatan Mandiraja.
Sugeng, seorang penyuluh yang tinggal di sebuah desa Kali Tengah kecamatan Purwanegara mempunyai kelompok binaan yang terdiri para petani di kawasan hutan. Dia berusaha menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat kawasan hutan terhadap lingkungan hutan. Dia membuat program GAMASARI yaitu Gerakan Penyuluh Agama Sadar Lestari .
Kehadirannya dalam acara rakor adalah untuk minta doa restu dan dukungan, ‘’ Saya mohon doa dan dukungan dari Bapak Ibu Penyuluh semua , supaya diberikan kemudahan dan kelancaran mengemban amanah menjadi salah satu wakil dari Jawa Tengah dalam Penyuluh Agama Islam Award (PAI Award ) tingkat Nasional tahun 2024 katagori Pelestarian Lingkungan Hidup ‘’ katanya.
Sedangkan Imam, seorang penyuluh yang sangat peduli pada kelompok rentan yaitu preman dan anak-anak jalanan (punk) melalui Majelis Taklim Bengkel Hati. Dia dengan telaten penuh kesabaran dan kebapakan mendekati preman dan anak-anak jalanan yang mangkal di terminal Mandiraja untuk kembali ke jalan yang benar dan dapat diterima masyarakat.
Imam melaju menjadi salah satu peserta PAI award katagori Pendampingan Kelompok Rentan mewakili Jawa Tengah, dalam sambutannya mengatakan ,’’ Saya salah satu peserta PAI Award tingkat nasional yang bukan dari sarjana, ijazah saya S3 yaitu SD, SMP, SMA , maka saya minta didoakan supaya tidak memalukan, dapat membawa harum Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara , ‘’ ujarnya.
Nasirin, selaku ketua IPARI (Ikatan Penyuluh Republik Indonesia ) dan Pokjaluh Kabupaten Banjarnegara memberikan apresiasi yang tinggi dan mengucapkan terima kasih, ‘’ Bapak berdua sudah menjadi yang terbaik di Banjarnegara dan Jawa Tengah, mudah-mudahkan mendapat peringkat pertama di tingkat Nasional, para juri akan melihat kiprah dan karya Bapak-bapak tidak memandang latar belakang pendidikan, maka tetaplah semangat dan percaya diri ‘’ timpalnya.
Toto Subagyo, sekretaris IPARI dan Pokjaluh memimpin doa untuk kelancaran dan kesuksesan Sugeng dan Imam Khambali (Yi/La)







