Penyuluhan Keagamaan Imam Sarifudin Hadirkan Pesan Menenangkan tentang Kehidupan dan Akhirat

Banjarnegara (Humas) – Upaya meningkatkan pemahaman keagamaan di tengah masyarakat terus dilakukan oleh jajaran penyuluh agama Islam Kecamatan Purwanegara melalui berbagai kegiatan pembinaan dan penyuluhan. Salah satunya dilakukan oleh penyuluh agama Islam Kecamatan Purwanegara, Imam Sarifudin, yang melaksanakan kegiatan bimbingan penyuluhan bagi kelompok binaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH pada Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di rumah Ibu Narsini yang berada di Desa Danaraja RT 02/02 dengan diikuti sekitar 25 peserta. Sejak awal kegiatan, suasana terlihat hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta tampak antusias hadir untuk mengikuti penyuluhan yang membahas tema penting tentang kehidupan spiritual dan persiapan menghadapi kehidupan akhirat.

Dalam kesempatan tersebut, Imam Sarifudin menyampaikan materi bertema “Bekal Akhirat”. Dengan gaya penyampaian yang sederhana dan mudah dipahami, Imam mengajak peserta untuk lebih meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal kebaikan sebagai bekal kehidupan setelah kematian.

Menurut Imam, manusia sering kali terlalu sibuk mempersiapkan kebutuhan duniawi, namun lupa mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat yang kekal. Ia menjelaskan bahwa banyak hal yang perlu dipersiapkan sejak sekarang, mulai dari menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjaga lisan, berbuat baik kepada sesama, hingga memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.

“Kehidupan dunia hanya sementara. Yang akan menemani kita di akhirat nanti adalah amal ibadah dan kebaikan yang kita lakukan selama hidup,” ujar Imam di hadapan peserta.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari akhlak mulia seorang muslim. Menurutnya, amal sederhana seperti membantu sesama, berkata baik, dan menjaga silaturahmi juga menjadi bagian dari bekal akhirat yang sangat bernilai di sisi Allah Swt.

Selama penyuluhan berlangsung, para peserta terlihat fokus dan menyimak setiap penjelasan yang disampaikan. Beberapa peserta bahkan tampak menganggukkan kepala sebagai tanda memahami materi yang diberikan. Suasana penyuluhan berlangsung tenang namun penuh perhatian, mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap pembinaan keagamaan yang menyentuh kehidupan sehari-hari.

Selain menyampaikan materi, Imam juga memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap semangat menjalani kehidupan, meskipun menghadapi berbagai tantangan ekonomi maupun persoalan keluarga. Ia menekankan bahwa ketenangan hati dapat diperoleh dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan terus memperbaiki amal ibadah.

Melalui kegiatan seperti ini, penyuluh agama Islam Kecamatan Purwanegara berharap masyarakat semakin memahami pentingnya membangun keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat, sehingga mampu menjalani kehidupan dengan lebih tenang, bersyukur, dan penuh keimanan. 

(rp/azd)

Skip to content