Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas, Guru Madtsansa Turut Sukseskan Hari Ibu 2025

Banjarnegara — Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Banjarnegara turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Peringatan Hari Ibu ke-97 sekaligus Hari Ulang Tahun ke-51 Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Banjarnegara Tahun 2025. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh GOW Kabupaten Banjarnegara pada Kamis, (18/12/2025) , bertempat di Pendopo Dipayuda Adigraha Kabupaten Banjarnegara.

Acara berlangsung khidmat dan meriah dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045.” Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus GOW, organisasi wanita se-Kabupaten Banjarnegara, unsur Forkopimda, serta perwakilan instansi pendidikan dan organisasi profesi guru.

Salah satu bentuk keikutsertaan guru MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam kegiatan ini adalah keterlibatan Hj. Yuniyati, guru MTs Negeri 1 Banjarnegara (Madtsansa), yang tergabung sebagai anggota Tim Paduan Suara GOW Kabupaten Banjarnegara. Tim paduan suara tersebut tampil membawakan Lagu Indonesia Raya, Mars Hari Ibu, Hymne Hari Ibu, serta Mars GOW Banjarnegara dan Mars GOW Banyumas Raya yang mengiringi rangkaian acara hingga prosesi pemotongan tumpeng.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan keorganisasian, sambutan Ketua Panitia, pembacaan sejarah Hari Ibu, sambutan Bupati Banjarnegara yang diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah, serta sambutan Ketua Penasihat GOW Kabupaten Banjarnegara. Acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.

Kepala Urusan Tata Usaha MTs Negeri 1 Banjarnegara, Aida Wachdah Hikmawaty, menyampaikan apresiasinya atas keikutsertaan guru Madtsansa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan guru dalam organisasi dan kegiatan kemasyarakatan merupakan wujud nyata kontribusi pendidik dalam mendukung pembangunan karakter dan peran perempuan di masyarakat.

“Kami sangat bangga karena salah satu guru MTs Negeri 1 Banjarnegara dapat berkontribusi langsung dalam kegiatan tingkat kabupaten. Ini menunjukkan bahwa guru madrasah tidak hanya berperan di lingkungan sekolah, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan keorganisasian,” ujarnya.

Ketua GOW Kabupaten Banjarnegara dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. Ia mengapresiasi partisipasi seluruh anggota GOW dan organisasi wanita, termasuk kontribusi dari kalangan pendidik.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan, baik di keluarga, masyarakat, maupun dunia pendidikan. Sinergi lintas organisasi seperti ini menjadi kekuatan besar bagi kemajuan Banjarnegara,” ungkapnya.

Sementara itu, Hj. Yuniyati menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat terlibat dalam Tim Paduan Suara GOW. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai pengalaman berharga sekaligus sarana mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita.

“Sebagai guru, saya merasa terhormat dapat berkontribusi melalui seni suara dalam peringatan Hari Ibu. Semoga semangat perempuan berdaya dan berkarya ini dapat terus kita gaungkan, termasuk di lingkungan pendidikan,” tuturnya.

Ketua Bidang Perempuan PGRI Kabupaten Banjarnegara, Siti Supriati, juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan guru dalam kegiatan GOW. Menurutnya, peran guru perempuan sangat strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berkesetaraan.

“Keterlibatan guru dalam kegiatan GOW menunjukkan bahwa perempuan pendidik memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu perempuan dan kebangsaan. Ini selaras dengan visi PGRI dalam memperjuangkan kualitas pendidikan dan peran perempuan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Hari Ibu dapat menjadi inspirasi bagi seluruh perempuan, khususnya para pendidik, untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (Lin)

Skip to content