Banjarnegara (Humas) – Suasana syahdu dan penuh semangat keislaman terasa kental di Majelis Taklim Nurul Hidayah Dusun Sidadi, Desa Gumingsir, Kecamatan Pagentan, pada Jumat (5/12/2025), saat Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan, Alfiana Nurhidayah, hadir memberikan penyuluhan keagamaan yang memotivasi dan menyentuh hati para jamaah.
Dalam kegiatan yang bertema “Menguatkan Iman dan Peran Muslimah di Tengah Ujian Zaman”, Alfiana menekankan pentingnya peran ibu-ibu majelis taklim dalam menjaga akhlak keluarga dan menyebarkan nilai-nilai Islam di lingkungan sekitar. Materi disampaikan secara komunikatif, ringan, namun sarat makna, sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta.
“Menjadi perempuan muslimah hari ini tidak hanya cukup dengan memahami ilmu agama, tetapi juga harus mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari baik dalam rumah tangga, lingkungan, maupun dalam mendidik anak-anak,” ungkap Alfiana saat membuka penyuluhan
. Kegiatan ini disambut baik oleh warga setempat, khususnya para jamaah yang telah lama menantikan pendampingan langsung dari KUA. Ketua Majelis Taklim Nurul Hidayah, Endang Tri Mastuti, menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya agar kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut.
“Kami merasa senang dan bersemangat. Kehadiran Bu Alfiana memberikan warna baru dan semangat bagi kami. Banyak hal yang kami dapatkan hari ini, mulai dari ilmu, motivasi, hingga inspirasi untuk menjadi muslimah yang lebih baik,” ujar Endang.
Acara juga diisi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta bebas menyampaikan pertanyaan seputar keagamaan, peran perempuan, hingga tips menghadapi tantangan zaman modern dalam perspektif Islam.
Penyuluhan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar majelis taklim Nurul Hidayah dapat terus berkembang dan menjadi pusat pembelajaran keislaman di Desa Gumingsir. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara KUA dan masyarakat dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
(an/ azd)







