Peringati Hari Anak Nasional, MTs N 2 Banjarnegara Ajak Siswa Lestarikan Permainan Tradisional dan Kreasi Hias Topi

Banjarnegara – MTs N 2 Banjarnegara merayakan Hari Anak Nasional tahun 2025 dengan semarak, menghadirkan nuansa berbeda melalui pengenalan permainan tradisional dan kegiatan menghias topi bagi seluruh siswanya. Acara yang berlangsung di lapangan madrasah ini bertujuan untuk mengenalkan kembali kekayaan budaya Indonesia sekaligus mendorong kreativitas anak-anak.

Peringatan dimulai sejak pagi hari dengan apel spesial yang dipimpin oleh Kepala MTs N 2 Banjarnegara, Ibu Ratna Ayu Kartika Wulan. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya peran anak sebagai tunas bangsa dan bagaimana setiap anak memiliki hak untuk belajar, bermain, dan berkreasi. “Hari ini adalah hari istimewa untuk kalian semua, anak-anak kebanggaan Banjarnegara,” ujarnya. “Mari kita jadikan momen ini untuk berkreasi, bersenang-senang, dan belajar bersama tentang indahnya budaya kita.”

Usai apel, suasana lapangan langsung berubah menjadi lebih meriah. Para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti sesi permainan tradisional. Beberapa permainan yang diperkenalkan antara lain engklek, dir-diran, baren untuk anak putra. Antusiasme siswa sangat terlihat jelas; mereka berbaur dan tertawa riang, menikmati setiap permainan yang mungkin jarang mereka temui di era digital ini. Guru-guru pendamping turut berpartisipasi, membimbing dan memeriahkan suasana.

“Seru sekali! Saya baru tahu kalau engklek itu ternyata butuh strategi,” kata Sekar Tyas Tsania, siswi kelas VII D, sambil tersenyum lebar. “Lebih asyik main di luar begini daripada di depan layar gadget terus.”

Tidak hanya itu, kegiatan dilanjutkan dengan menampilkan hasil hias topi dengan bahan dasar dari kertas semua. Dengan arahan wali kelasnya, siswa-siswi bebas menuangkan ide dan kreativitas mereka ke atas topi. Berbagai desain unik dan penuh warna pun bermunculan, mencerminkan imajinasi liar anak-anak.

Wakil Kepala urusan kesiswaan Hengki Febriyanto berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan semata, namun juga sebagai upaya nyata dalam melestarikan warisan budaya. “Melalui permainan tradisional, anak-anak dapat belajar tentang kerja sama, kejujuran, dan sportivitas. Sementara itu, menghias topi melatih motorik halus dan daya imajinasi mereka,” jelas Waka Kesiswaan. “Kami ingin anak-anak MTs N 2 Banjarnegara tidak hanya cerdas dalam akademik, tetapi juga kaya akan budaya dan kreativitas.”

Peringatan Hari Anak Nasional di MTs N 2 Banjarnegara tahun ini sukses meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga madrasah, menunjukkan bahwa pendidikan yang menyenangkan dan penuh cinta dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya.(ew)

Skip to content