Banjarnegara – Pada awal tahun 2025 Kementerian Agama telah merilis delapan program prioritas yang disebut dengan Asta Protas Kemenag (Asta Program Prioritas Kemenag Berdampak). Salah satu program tersebut adalah Ekoteologi.
Ekoteologi bisa dipahami sebagai konsep yang membahas tentang interelasi antara pandangan teologis-filosofis yang terkandung dalam ajaran agama dengan alam, khususnya lingkungan.
Untuk mensukseskan program tersebut pada hari Selasa tanggal 22 April 2025 seluruh siswa dan siswi MI Muhammadiyah 02 Danakerta melaksanakan penanaman pohon. Menurut surat edaran Sekjend Kemenag RI, penanaman pohon dengan pohon matoa, namun karena bibit yang di pakai tidak ada maka MI Muhammadiyah 02 Danakerta menggunakan pohon lain.
“Hari ini adalah hari penanaman satu juta pohon di pusatkan di kota Bogor Jawa Barat sebagai partisipasi kita. Meskipun tidak punya lahan luas kita usahakan selain di lahan kita juga tanam pohon di pot. Kita harus tidak menggunakan pohon matoa karena sudah tidak kebagian lagi, makanya kita pakai pohon yang lain yaitu pohon kelengkeng,” jelas Jamhuri selaku kepala madrasah.
Penanaman pohon di lakukan di lingkungan madrasah, tidak hanya di halaman depan. Penanaman juga dilakukan di belakang halaman madrasah dan di lingkungan mushola tempat siswa sholat dhuhur berjamaah.
Siswa dan siswi dibagi menjadi beberapa kelompok untuk memudahkan penanaman pohon. “Kita nanti bagi beberapa kelompok, ada yang di halaman depan, halaman belakang dan area mushola pondok tempat kita biasa sholat berjamaah,” jelas Sahrul selaku guru PJOK dan pengarah penanaman pohon.
Selain menanam pohon, siswa dan siswi MI Muhammadiyah 02 Danakerta juga merawat taman madrasah dengan mencabuti rumput, menyiram tanaman dan membuang sampah. Hal ini juga mengajarkan siswa siswi arti melestarikan lingkungan hidup. (AK)







