Banjarnegara – Senin (25/5) MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) adakan ujian praktik mata pelajaran Ke-NU-an bagi kelas 6 dengan materi sholat jenazah dan bacaan tahlil. Kegiatan ini dilaksanakan di aula madrasah ruang kelas sebagai bagian dari penilaian ujian praktik madrasah yang bertujuan untuk memperkuat bekal ibadah dan memastikan siswa menguasai amalan ibadah yang sering diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ujian praktik ini dibagi menjadi dua bagian utama. Yang pertama, praktik tata cara sholat jenazah yang meliputi niat, gerakan, bacaan di setiap takbir, hingga tata pelaksanaannya secara benar dan tertib. Kedua, hafalan dan kelancaran bacaan tahlil lengkap beserta doa setelahnya. Murid akan dinilai dari ketepatan gerakan, kebenaran lafal bacaan, pemahaman makna, serta kesungguhan dalam melaksanakannya. Hal ini seperti yang disampaikan oleh wali kelas 6 B, Endro Prasetyo.
“Ujian praktiknya dibagi jadi 2, yang pertama sholat jenazah, terus dilanjut dengan bacaan tahlil lengkap dengan doanya kemudian untuk sistem penilaian saya melihat dari ketepatan dan kehafalan murid dalam melantunkan bacaan sholat jenazah dan juga tahlil,” ujarnya.
Endro juga menyampaikan bahwa sebelum ujian praktik, para murid sudah diminta untuk menghafalkan bacaan sholat jenazah dan juga tahlil sejak jauh – jauh hari. Setiap murid akan dicek hafalannya saat jam pelajaran Ke-NU-an.
“Saya sudah minta kepada semua murid kelas 6 untuk segera menghafal bacaan sholat jenazah dan bacaan tahlil, karena bacaannya banyak dan juga supaya murid saat pelaksanaan sudah hafal dan hasilnya lebih maksimal,” ujarnya.
Dalam praktik sholat jenazah dan bacaan tahlil ini para murid terlihat antusias dengan kembali membaca bacaan sholat jenazah dan tahlil untuk menjaga hafalannya agar tidak hilang. Dengan keantusiasan para murid ini pihak madrasah berharap semua murid dapat mengamalkan bacaan sholat dan jenazah tersebut dalam lingkungan disekitarnya.(RN).







