Perkuat Budaya Peduli Lingkungan, OSIM Megabara Adakan Program “ LISA “ Tiap Minggu

Banjarnegara (Humas) – Dalam Upaya menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan nyaman, Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Banjarnegara   (Megabara) rutin adakan kegiatan Liat Sampah Ambil, atau lebih dikenal dengan LISA. Tiap hari Kamis, kegiatan ini dilaksanakan dengan cara bergilir setiap kelasnya. Dimulai dari kelas ketua OSIM, wakil dan seluruh jajarannya, sampai tergilir setiap kelasnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan karakter peduli lingkungan bagi murid terlebih Megabara sebagai madrasah adiwiyata. Kerja bakti LISA ini, dimulai pukul 13.30 – 14.00 WIB.

Pembina kegiatan ini, Laela Syifa Nurjannah menyampaikan adanya LISA ini bukan hanya sekadar membersihkan lingkungan madrasah semata, tapi juga menjadi sarana untuk menanamkan rasa tanggung jawab, peduli, dan kebersamaan. Lingkungan madrasah yang bersih dan nyaman pastinya akan menciptakan suasana belajar yang sehat dan menyenangkan. Dia berharap dengan kegiatan ini, akan semakin membuka kesadaran menjaga kebersihan lingkungan madrasah, khususnnya bagi para murid.

“Melalui kegiatan LISA ini, saya berharap akan semakin menyadarkan para murid untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan madrasah khususnya. Jika mereka sudah terbiasa, maka dimanapun dia berada akan selalu menjaga kebersihan. Terima kasih kepada tim OSIM yang telah menjadi pioneer dalam program ini. Semoga apa yang dilakukan hari ini menjadi kebaikan dan membawa manfaat bagi kita semua,“ kata salah satu staf Pembina OSIM Megabara.

Ketua OSIM Megabara, Firliana Azzahra, saat ditemui tim warta Megabara menyampaikan teknis pelaksanaan LISA. Fokus kegiatan meliputi pembersihan ruang kelas, saluran air, serta penataan tanaman madrasah. Sebelumnya, murid dibagi dalam beberapa kelompok juga edukasi oleh tim OSIM mengenai pemilahan sampah organik dan nonorganik.

“ Sebelumnya kami sudah informasikan ke setiap kelas untuk perlengkapan yang diperlukan seperti trush bag dan kantong tangan plastik. Kemudian, tiap kelompok menuju tempat sesuai pembagain yang sudah dilakukan. Usai kerja bakti dilaksanakan, semua anggota kelas berkumpul di indoor untuk dokumentasi kegiatan,“ ujar Firli.

Madrasah dengan lingkungan yang bersih dan nyaman pastinya sangat mendukung proses kegiatan belajar mengajar. Para murid akan lebih semangat dalam belajar. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Madrasah, Natir. Beliau berpesan agar kegiatan LISA ini jangan menjadi beban tetapi jadikan sebagai ladang pahala.

“Kebersihan sebagian dari iman. Janganlah kegiatan ini menjadi beban bagi kalian. Jadikan kegiatan LISA ini sebagai pengabdian untuk madrasah kita tercinta ini. Jagalah kebersihan dimanapun kalian berada, tidak hanya saat kerja bakti,“ pesannya. (fn)

Skip to content