Perkuat Ketahanan Keluarga, Penyuluh Agama Bahas Ciri Istri Salehah di Majelis Taklim

Banjarnegara (Humas) – Upaya meningkatkan ketahanan keluarga kembali dilakukan melalui kegiatan penyuluhan agama yang berlangsung di majelis taklim Baitush Sholeh Kelurahan Wangon Kecamatan Banjarnegara pada hari Selasa (25/11). Dalam kegiatan tersebut, penyuluh agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarnegara, Ani Musyarofah memberikan materi bertema “Ciri-Ciri Istri Salehah dalam Perspektif Islam” yang disambut antusias oleh para jamaah.

Penyuluh agama, dalam pemaparannya, menjelaskan bahwa istri salehah bukan hanya mereka yang rajin beribadah, tetapi juga yang mampu menjaga akhlak, kesabaran, dan keharmonisan keluarga. Menurutnya, peran istri sangat penting dalam membentuk suasana rumah tangga yang damai dan penuh nilai Islam. “Ketika seorang istri mampu menjaga amanah, berkomunikasi dengan baik, dan menebar kasih sayang, maka ketahanan keluarga akan semakin kuat,” ujarnya dalam sesi penyampaian materi.

Ia juga menekankan bahwa menjadi istri salehah bukan berarti sempurna, melainkan terus berusaha memperbaiki diri. Salah satu poin yang mendapat perhatian jamaah adalah pentingnya saling menghargai dalam hubungan suami istri. “Keluarga yang kuat lahir dari kerja sama, bukan dari tuntutan sepihak. Istri salehah dan suami saleh itu saling melengkapi,” tambahnya.

Selama penyuluhan berlangsung, jamaah aktif bertanya dan berdiskusi. Beberapa ibu membagikan pengalaman pribadi terkait tantangan menjaga keharmonisan rumah tangga, terutama di tengah perubahan sosial yang cepat. Penyuluh agama pun memberikan panduan praktis, seperti membiasakan musyawarah keluarga, menjaga komunikasi harian, dan menghidupkan doa-doa dalam aktivitas rumah tangga.

Ketua majelis taklim mengapresiasi kegiatan tersebut, menyebutnya sebagai materi yang sangat relevan. Ia berharap pembinaan seperti ini dapat dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kualitas keluarga Muslim di lingkungan mereka. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama serta harapan agar para jamaah mampu menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Skip to content