Perpisahan Haru untuk Bu Nasiah Ningrum, Guru BK MTs Negeri 1 Banjarnegara yang Memasuki Masa Purnabakti

Banjarnegara  (Humas) – Suasana haru menyelimuti lapangan indoor MTs Negeri 1 Banjarnegara pada Jumat (21/11) ketika seluruh siswa berkumpul untuk mengikuti acara perpisahan dengan salah satu guru Bimbingan dan Konseling (BK), Hj. Nasiah Ningrum, yang akan memasuki masa purnabakti. Acara yang diselenggarakan dengan penuh kekhidmatan dan kehangatan ini menjadi momen bersejarah sekaligus ungkapan cinta dari keluarga besar Madtsansa kepada sosok yang selama puluhan tahun telah mengabdikan dirinya sebagai pendidik dan pembimbing bagi para siswa.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa hormat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bu Nasiah yang selama ini telah memberikan dedikasi luar biasa, khususnya dalam membimbing perkembangan karakter dan mental para siswa.

“Bu Nasiah adalah sosok guru yang tidak hanya membimbing, tetapi juga menjadi tempat berkeluh kesah bagi anak-anak. Beliau hadir dalam suka dan duka siswa, memberikan ketenangan, nasihat, dan arah yang tepat. Pengabdian panjang beliau menjadi teladan bagi kita semua. Terima kasih atas seluruh kontribusinya, semoga masa purna tugas membawa kebahagiaan dan kesehatan bagi beliau,” ujar H. Yatiman.

Suasana semakin emosional ketika Bu Nasiah Ningrum menyampaikan sambutan. Dengan suara bergetar, ia mengenang perjalanan panjangnya sebagai guru BK di MTs Negeri 1 Banjarnegara.

“Saya merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian dari keluarga besar Madtsansa. Anak-anak adalah semangat saya selama ini. Terima kasih atas kepercayaan, kerja sama, dan kasih sayang yang diberikan. Hari ini bukan perpisahan, tetapi awal dari babak baru hidup saya. Saya akan selalu membawa kenangan indah bersama kalian semua,” tutur Bu Nasiah  penuh haru.

Perwakilan siswa yang juga Ketua OSIS, Daud Amar Faozan, turut menyampaikan kesan dan pesan mewakili seluruh peserta didik. Ia mengungkapkan bahwa Bu Nasiah adalah guru yang sangat dicintai siswa karena ketulusan dan kesabarannya dalam membimbing.

“Bu Nasiah bagi kami bukan hanya guru, tetapi juga ibu di madrasah ini. Beliau selalu mendengarkan, memahami, dan memberikan arahan dengan penuh kelembutan. Kami semua merasa kehilangan, tetapi juga bangga karena pernah dibimbing oleh beliau. Semoga Allah selalu melindungi dan membahagiakan Bu Nasiah,” ucap Daud Amar dengan nada terharu yang disambut tepuk tangan seluruh peserta.

Pada momen tersebut, salah satu siswa kelas 9A, Zalfa, mendapat kesempatan memberikan bunga secara simbolis kepada Bu Nasiah sebagai bentuk penghargaan dan rasa cinta dari para siswa.

“Bu Nasiah adalah orang yang selalu membuat kami merasa aman untuk bercerita. Saya memberikan bunga ini sebagai tanda terima kasih dari kami semua. Semoga Bu Nasiah selalu sehat dan bahagia,” ujar Zalfa, yang membuat suasana kembali dipenuhi isak haru.

Acara dilanjutkan dengan persembahan lagu “Jumpa untuk Berpisah” oleh Madtsansa Voice, tim paduan suara MTs Negeri 1 Banjarnegara. Lagu tersebut dibawakan dengan penuh penghayatan, membuat banyak siswa dan guru tampak meneteskan air mata. Merdu dan syahdu, persembahan itu menjadi penutup indah yang mengiringi langkah Bu Nasiah menuju masa purnabakti.

Dengan berakhirnya acara, para siswa berbaris memberikan salam perpisahan dan memeluk guru kesayangan mereka. Perpisahan itu bukan sekadar melepas, tetapi juga menghantarkan doa dan harapan terbaik untuk sosok yang telah memberikan warna berarti bagi perjalanan pendidikan di MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Acara perpisahan Bu Nasiah Ningrum menjadi bukti bahwa dedikasi seorang guru tidak hanya meninggalkan ilmu, tetapi juga jejak cinta yang akan selalu melekat di hati seluruh warga Madtsansa. Semoga masa purnabakti membawa ketenangan, kesehatan, dan kebahagiaan bagi beliau. (Fy/La)

Skip to content