Banjarnegara (Humas) – Memasuki sepuluh hari kedua puasa Ramadan, siswa-siswi MTs Negeri 1 Banjarnegara mulai membayarkan zakat fitrah. Semua siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara membayar zakat fitrah di serambi masjid yang dilaksanakan sejak hari Senin hingga Kamis (10-13/3).
Selain kewajiban sebagai siswa Madtsansa, membayar zakat fitrah merupakan kewajiban setiap muslim di bulan Ramadan. Kewajiban siswa membayar zakat fitrah di madrasah ini sesuai dengan arahan koordinator pembina keagamaan MTs Negeri 1 Banjarnegara, Abdul Majid.
“Pembayaran zakat fitrah dilaksanakan di MTs Negeri 1 Banjarnegara, baik siswa maupun guru dan tenaga kependidikan. Untuk pembayaran zakat dilaksanakan di sela-sela kegiatan amaliyah Ramadan dan pelaksanaan ASTS dan ASAT. Tentunya pembayaran zakat fitrah ini disertai dengan niat yang dilafalkan kepada para petugas,” jelas Abdul Majid.
Selain untuk mensucikan diri setelah menunaikan ibadah di bulan Ramadhan, zakat fitrah juga dapat dimaknai sebagai bentuk kepedulian terhadap orang yang kurang mampu, membagi rasa kebahagiaan dan kemenangan di hari raya yang dapat dirasakan semuanya termasuk masyarakat miskin yang serba kekurangan. Zakat fitrah ini khusus dilaksanakan selama bulan Ramadan, di luar waktu tersebut zakat fitrah dianggap sebagai sodaqoh.
Adapun teknis pembayaran zakat fitrah yaitu siswa datang ke serambi masjid Darul Ulum. Mereka menemui petugas dan menyerahkan uang atau beras dan melaksanakan akad zakat fitrah. Besaran zakat fitrah jika berupa uang berjumlah Rp. 45000, jika berupa beras maka sebanyak 2,7 kilogram dengan kualitas beras yang terbaik.
“Alhamdulillah saya sudah membayarkan zakat fitrah. Ini merupakan zakat tahun pertama saya di Madtsansa. Senang sekali karena saya praktik membayarkan sendiri, niat dan kemudian doa. Semoga berkah,” ucap Beauty Heart siswa kelas 7B unggulan sastra Madtsansa. (LIN)







