Banjarnegara – Komitmen MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) sebagai Madrasah Adiwiyata terus diwujudkan melalui berbagai pembiasaan ramah lingkungan. Selain membawa tumbler dari rumah, kini para siswa juga dibiasakan memiliki piring dan gelas pribadi untuk digunakan saat jajan di kantin madrasah.(4/12)
Melalui program ini, siswa kelas 5D membeli jajanan tanpa menggunakan bungkus plastik sekali pakai. Jajanan langsung diletakkan di piring masing-masing, begitu pula saat membeli minuman tambahan, siswa menuangkan minuman langsung ke gelas pribadi mereka. Usai menikmati jajanan, para siswa dengan penuh tanggung jawab mencuci sendiri piring dan gelas yang telah digunakan untuk dipakai kembali keesokan harinya. Kebiasaan ini menjadi pemandangan positif yang mencerminkan budaya hidup bersih dan peduli lingkungan di lingkungan madrasah.
Kepala MIFABARA, Durotun Nafisah, menyampaikan apresiasi terhadap semangat siswa kelas 5D dalam menjalankan pembiasaan tersebut.
“Program piring dan gelas pribadi ini adalah bagian dari pendidikan karakter berbasis lingkungan. Kami ingin anak-anak tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran menjaga kebersihan dan mengurangi sampah sejak dini,” ungkapnya.
Salah satu guru sekaligus anggota tim Adiwiyata, Laeli Nur Isnaini, menuturkan bahwa pembiasaan ini sudah berjalan baik di beberapa kelas, meskipun belum merata di seluruh rombongan belajar.
“Anak-anak yang sudah terbiasa terlihat sangat mandiri. Mereka jajan tanpa sampah plastik dan mencuci peralatan sendiri dengan penuh tanggung jawab. Namun memang, saat ini belum semua kelas menerapkannya. Tim Adiwiyata terus melakukan sosialisasi agar kebiasaan baik ini bisa dilakukan oleh seluruh siswa,” jelasnya.
Ida, salah satu wali murid mengaku bangga dengan program tersebut. “Kami sebagai orang tua sangat mendukung. Anak jadi terbiasa hidup bersih, bertanggung jawab, dan peduli lingkungan. Ini kebiasaan baik yang insyaAllah akan terbawa sampai rumah,” katanya.
Meski belum diterapkan secara menyeluruh, tim Adiwiyata MIFABARA terus menghimbau agar seluruh siswa tanpa terkecuali, bahkan para guru, ikut menjadi teladan dalam penggunaan piring dan gelas pribadi di kantin. Diharapkan, melalui pembiasaan yang istiqomah ini, budaya tanpa sampah plastik benar-benar mengakar di lingkungan MIFABARA, sehingga tercipta madrasah yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan secara berkelanjutan.(nas)







