Plt. Kakankemenag Banjarnegara Tekankan Penguatan Layanan Keagamaan di Wilayah Terdampak Longsor

Pandanarum, Banjarnegara — Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjarnegara menegaskan peran strategis jajaran Kementerian Agama dalam memberikan penguatan spiritual bagi warga terdampak bencana tanah longsor. Hal itu disampaikan dalam pengarahan kepada Satgas Keagamaan, Penyuluh Agama Islam, dan relawan pada kegiatan koordinasi penanganan dampak bencana di Posko Keagamaan Kemenag yang berlokasi di KUA Pandanarum.

Kehadiran Plt. Kakankemenag menjadi momentum penting bagi konsolidasi pelayanan keagamaan di wilayah yang terdampak paling berat. Para petugas disebutnya tidak hanya menjalankan tugas administratif, melainkan memikul mandat moral untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami situasi krisis.

Penegasan Peran Kementerian Agama

Dalam arahannya, Plt. Kakankemenag menekankan bahwa seluruh unit di bawah Kementerian Agama harus bergerak bersama untuk memastikan layanan pendampingan keagamaan tetap berjalan.

“Kehadiran kita di posko ini bukan sekadar sebagai petugas, tetapi sebagai penguat mental dan spiritual masyarakat. Kita harus hadir, mendengar, dan membantu sebisa mungkin agar warga tidak merasa sendirian menghadapi musibah ini,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh penyuluh dan relawan menjaga solidaritas, memperkuat jejaring kerja, serta memastikan pelayanan ibadah dan dukungan psikososial tetap dapat diakses oleh warga.

Fungsi Posko Keagamaan

Posko Keagamaan Kemenag yang dipimpin oleh Ali Mustofa sebagai Koordinator Lapangan menjadi titik koordinasi utama layanan keagamaan. Ali menjelaskan bahwa posko dibentuk untuk mempercepat respon dan memastikan pendampingan spiritual berlangsung terstruktur.

“Posko ini menjadi pusat koordinasi penyuluh, relawan, dan petugas KUA dalam memberikan bimbingan, penguatan mental, serta dukungan moral kepada warga terdampak,” katanya.

Kinerja Penyuluh di Lapangan

Salah satu penyuluh agama Islam, Hendriyanto, menyampaikan bahwa berbagai layanan dilakukan untuk mendampingi masyarakat di lokasi pengungsian.

“Kami mengadakan doa bersama, trauma healing sederhana, pendampingan keluarga yang kehilangan rumah, dan memastikan warga tetap dapat beribadah dengan baik,” ujarnya.

Tujuan Kunjungan Plt. Kakankemenag

Kunjungan Plt. Kakankemenag ke Posko Keagamaan bertujuan untuk:

  1. Memastikan layanan keagamaan berjalan efektif di wilayah terdampak.
  2. Memberikan motivasi dan dukungan moral kepada petugas dan relawan.
  3. Meninjau kebutuhan warga terkait pendampingan spiritual.
  4. Menguatkan sinergi antarinstansi dalam penanganan bencana.
  5. Melakukan evaluasi dan memberikan arahan lanjutan bagi optimalisasi pelayanan.
Komitmen Pemulihan

Kemenag Banjarnegara menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana, terutama dalam penguatan mental-spiritual. Kolaborasi lintas unit diharapkan dapat mempercepat pemulihan warga Situkung, Pandanarum, dan wilayah sekitarnya.

(azd/ F)

Skip to content