Banjarnegara – Geliat prestasi tim riset MTs Negeri 1 Banjarnegara semakin menunjukkan konsistensinya. Tekad one team one achievement semakin dekat dengan kenyataan. Di tahun ke-4 penyelenggaraan kelas riset, MTs Negeri 1 Banjarnegara telah menemukan formula manajemen yang ideal dan tepat sehingga prestasi demi prestasi terus dicapai.
Prestasi kelas unggulan riset terbaru adalah dengan berhasilnya salah satu tim riset Madtsansa kelas 8 meraih juara 2 dalam ajang Lomba Karya Tulis Nasional (LKTIN) Smart Researcher yang diselenggarakan oleh IYSA bersama dengan Departemen Aktuaria ITS.
Tri Widayati selaku koordinator kelas unggulan riset Madtsansa melaporkan keberhasilan tim asuhannya tersebut.
“Alhamdulillah, anak-anak kelas riset kembali berhasil meraih kejuaraan tingkat nasional. Juara 2 LKTIN Smart Researcher untuk tim yang digawangi oleh Fadey Arkana Bintara Valiant, Shaumi Hana Shabriya dan Muhammad Farhan Mu’in. Semoga keberhasilan ini akan semakin memotivasi mereka untuk terus meningkatkan semangat mereka dalam meneliti.” Ucap Tri Widayati.
Lebih lanjut Tri Widayati menjelaskan bahwa LKTIN Smart Researcher merupakan salah satu kegiatan bagi pelajar di Indonesia termasuk kelas riset Madtsansa untuk dapat menyalurkan pemikiran dalam bentuk gagasan, inovasi ataupun kreativitas dalam bentuk karya tulis.
“Karya tulis untuk berbagai ajang dibuat dengan ide yang kreatif dan memiliki sebuah konsep yang baru atau bisa juga dalam pengembangan dari ide yang telah dipublikasikan sebelumnya sebagai upaya dari tindak lanjut penelitian. LKTIN Smart Researcher merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan pelajar dalam mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki.” Lanjut Tri Widayati.
Shaumi Hana Shabriya, salah satu tim riset yang berhasil meraih juara 2 dalam ajang Lomba Karya Tulis Nasional (LKTIN) Smart Researcher yang diselenggarakan oleh IYSA bersama dengan Departemen Aktuaria ITS mengaku sangat bersyukur.
“Masya Allah…akhirnya saya berhasil meraih kejuaraan setelah sejak kelas 7 berjuang di beberapa ajang penelitian. Terima kasih kepada ibu bapak pembimbing yang tak pernah lelah membimbing kami. Ini menambah semangat saya dalam meneliti. Semoga tahun ini penelitian saya lolos OPSI. Doakan ya…” ujar Shaumi kepada tim warta Madtsanas. (fy)







