Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan Program Tuntas Membaca Al-Qur’an (TMBQ) yang dilaksanakan secara rutin di ruang-ruang kelas madrasah. Pada Rabu (12/11), seluruh siswa yang termasuk dalam program ini kembali mengikuti kegiatan pembimbingan membaca Al-Qur’an secara intensif.
Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian madrasah terhadap kemampuan literasi Al-Qur’an para siswa. Dengan pola pembinaan yang sistematis dan berkesinambungan, program Tuntas Membaca Al-Qur’an diarahkan untuk membantu siswa-siswi Madtsansa yang masih belum lancar membaca Al-Qur’an agar mampu membaca dengan benar, tartil, dan penuh pemahaman.
Wakil Kepala Madrasah Urusan Kurikulum, Hj. Yuniyati, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil sinergi antara bidang kurikulum, guru mata pelajaran Qur’an Hadis, dan pembina keagamaan. “Program ini lahir dari kepedulian kami untuk memastikan tidak ada satu pun siswa Madtsansa yang tertinggal dalam kemampuan membaca Al-Qur’an. Karena bagi kami, membaca Al-Qur’an dengan baik adalah bekal penting, tidak hanya untuk pelajaran agama, tetapi juga untuk kehidupan mereka sebagai muslim,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hj. Yuniyati menuturkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Rabu, dan Kamis, mulai pukul 06.30 hingga 07.15 pagi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. “Dengan pola ini, kami ingin membentuk kebiasaan baik bagi siswa, memulai hari dengan membaca Al-Qur’an, menanamkan nilai-nilai religiusitas sejak pagi, sehingga suasana belajar pun menjadi lebih berkah,” tambahnya.
Sementara itu, Rahma Ayu Arina Putri, selaku koordinator program, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan TMBQ dilakukan secara bertahap berdasarkan kemampuan siswa. “Kami melakukan pemetaan kemampuan membaca setiap siswa. Ada yang kami kelompokkan dalam kategori dasar, sedang, dan mahir. Setiap kelompok mendapatkan bimbingan sesuai kebutuhannya agar proses belajar lebih efektif,” jelasnya.
Menurut Rahma Ayu, para pembimbing yang terlibat merupakan guru-guru Qur’an Hadis dan guru agama yang berpengalaman dalam metode tahsin dan tilawah. “Kami tidak hanya mengajarkan cara membaca, tetapi juga memperhatikan makhraj, tajwid, dan adab membaca Al-Qur’an. Harapan kami, para siswa tidak hanya lancar, tapi juga mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman hidup,” lanjutnya.
Suasana kegiatan pada Rabu pagi terlihat khidmat. Di ruang-ruang kelas, para siswa duduk dengan tertib sambil membuka mushaf masing-masing. Mereka tampak serius mengikuti bimbingan guru, melafalkan ayat demi ayat dengan penuh perhatian. Sesekali guru memberikan koreksi pada bacaan yang kurang tepat, lalu siswa mengulanginya hingga benar.
Salah satu peserta program, Bayu, siswa kelas 7G, mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini. “Awalnya saya agak malu karena bacaan saya belum lancar. Tapi setelah beberapa kali ikut bimbingan, saya jadi lebih percaya diri. Sekarang saya bisa membaca surat-surat panjang dengan lebih benar,” ungkapnya dengan senyum bangga.
Senada dengan Bayu, Rifki dari kelas 7J juga merasakan manfaat besar dari program ini. “Setiap kali ikut bimbingan, saya merasa lebih tenang. Gurunya sabar banget dalam membimbing, dan suasananya juga menyenangkan. Sekarang saya jadi ingin terus memperbaiki bacaan saya agar bisa ikut lomba MTQ di sekolah,” tutur Rifki.
Program Tuntas Membaca Al-Qur’an Madtsansa ini menjadi salah satu program unggulan bidang kurikulum MTs Negeri 1 Banjarnegara. Melalui program ini, madrasah berharap seluruh siswa mampu membaca Al-Qur’an dengan baik sebelum mereka lulus. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an dan membentuk karakter religius yang kuat.
Menutup kegiatan hari itu, Hj. Yuniyati menegaskan kembali pentingnya keberlanjutan program. “Kami tidak ingin kegiatan ini hanya menjadi rutinitas, tetapi menjadi budaya. Ketika siswa sudah terbiasa membaca Al-Qur’an dengan benar, maka mereka akan tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” ujarnya penuh harap.
Dengan semangat dan dukungan seluruh pihak, program Tuntas Membaca Al-Qur’an di MTs Negeri 1 Banjarnegara terus berjalan dengan penuh dedikasi. Madtsansa membuktikan bahwa pendidikan yang baik bukan hanya tentang ilmu pengetahuan umum, tetapi juga tentang menanamkan nilai-nilai ilahiah dalam setiap langkah pembelajaran. (Lin/La)







