Resmi Terdaftar di Kemenag, Majelis Taklim Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu Terima SKT

Banjarnegara (Humas) – Langkah penguatan administrasi organisasi keagamaan terus dilakukan di wilayah Kecamatan Pagentan. Pada Rabu (13/5/2026), Majelis Taklim (MT) Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu resmi menerima Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kementerian Agama. Penyerahan dokumen penting ini dilakukan langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan, M. Syaiful Abidin, kepada Ketua MT Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu, Khusnul Khotimah.

Acara penyerahan berlangsung khidmat di kediaman Asih, salah satu pengurus Nasyiatul Aisyiyah (NA) Ranting Bulu, Dusun Bulu, Desa Pagentan. Momentum ini dilaksanakan sesaat setelah berakhirnya kegiatan bimbingan dan penyuluhan rutin yang diikuti oleh puluhan ibu-ibu muda di wilayah tersebut.

Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan, M. Syaiful Abidin, menekankan bahwa kepemilikan SKT bukan sekadar urusan formalitas kertas di atas meja. Menurutnya, legalitas ini adalah payung hukum yang memberikan kepastian bagi kelompok masyarakat dalam menjalankan syiar Islam.

“Dengan diterbitkannya SKT ini, Majelis Taklim Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu kini telah resmi diakui oleh negara. Kami berharap legalitas ini menjadi pemacu semangat bagi ibu-ibu muda di Dusun Bulu untuk terus berinovasi dalam berdakwah. KUA akan selalu siap mendampingi, baik dalam urusan administrasi maupun penguatan materi keagamaan yang moderat,” ujar M. Syaiful Abidin dalam sambutannya.

MT Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu sendiri dikenal sebagai wadah yang progresif bagi para ibu muda di Dusun Bulu. Melalui pengajian rutin, mereka tidak hanya belajar ilmu fikih dan tauhid, tetapi juga berdiskusi mengenai pola asuh anak (parenting) dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Ketua MT Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu, Khusnul Khotimah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada pihak KUA Pagentan yang telah memfasilitasi proses pendaftaran hingga SKT terbit.

“Alhamdulillah, hari ini adalah tonggak sejarah bagi kami. Terima kasih kepada Bapak Syaiful yang selama ini membimbing kami. SKT ini adalah amanah bagi kami, ibu-ibu muda di Ranting Bulu, untuk membuktikan bahwa majelis taklim bisa menjadi pusat perubahan positif di lingkungan masyarakat. Kami ingin NA Ranting Bulu menjadi tempat belajar yang nyaman dan solutif bagi perempuan,” ungkap Khusnul Khotimah.

Majelis ini merupakan organisasi otonom di bawah naungan Muhammadiyah yang berfokus pada pembinaan perempuan muda. Dengan diterbitkannya SKT ini, diharapkan akses terhadap program-program pemerintah dan bantuan lintas sektoral dapat terbuka lebih lebar demi kemajuan Dusun Bulu, Desa Pagentan. 

(msa/azd)

Skip to content