“Sabar dan Rida” Penyuluh KUA Rakit, Endah Widyawati Ajak 30 Anggota PKH Desa Bandingan Ikhlas Hadapi Ujian

Banjarnegara (Humas) – Hidup tidak selalu sesuai harapan. Ada kalanya kita diuji dengan sakit, kehilangan, ekonomi sulit, atau masalah keluarga. Di saat seperti itulah iman dan kesabaran kita diuji.Untuk menguatkan hati para penerima manfaat, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Endah Widyawati, menggelar penyuluhan di PKH Kelompok 3 Desa Bandingan RT 04 RW 02. (7/9/2026)

Kegiatan yang didampingi Pendamping PKH, Atikah, ini dihadiri 30 anggota ibu-ibu dengan penuh antusias. Mengangkat tema “Menyikapi Ketentuan Allah yang Menurut Manusia tidak Menyenangkan”, Endah mengajak jemaah untuk mengubah cara pandang terhadap ujian hidup. 

“Setiap ketentuan Allah pasti ada hikmahnya. Walau menurut kita menyakitkan, bisa jadi itu cara Allah menghapus dosa, mengangkat derajat, atau melindungi kita dari bahaya yang lebih besar,” buka Endah.

Ia menyampaikan 3 cara menyikapi ujian agar hati tetap tenang. Pertama, husnuzan kepada Allah. “Jangan langsung bertanya ‘kenapa saya’. Yakinlah Allah Maha Adil dan Maha Sayang. Ujian tanda Allah masih peduli dan ingin mendekatkan kita kepada-Nya.” Jelasnya.

Kedua, sabar dan tidak berkeluh kesah. “Sabar itu bukan diam pasrah. Sabar itu tetap berusaha, tetap berdoa, tapi hati rida dengan hasil. Rasulullah bersabda, Sungguh menakjubkan urusan orang beriman. Jika diberi nikmat dia bersyukur, jika diuji dia bersabar.” Ungkapnya.

Ketiga, cari hikmah dan perbaiki diri. “Mungkin ujian datang karena Allah ingin kita lebih dekat shalatnya, lebih rajin sedekahnya, atau lebih sayang keluarga. Jadikan ujian sebagai bahan muhasabah, bukan alasan untuk menyalahkan orang lain.” Ucapnya.

Endah juga berpesan agar ibu-ibu PKH saling menguatkan. “Kalau ada teman yang sedang diuji, hibur dan doakan. Karena pahalanya besar. Dan ingat, setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Inna ma’al usri yusro.” Tambahnya.

Pendamping PKH, Atikah, mengapresiasi materi tersebut. “Banyak anggota kami yang sedang menghadapi masalah. Penyuluhan ini membuat mereka lebih tegar dan semangat menjalani hidup.” Ucapnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Diharapkan 30 anggota PKH Kelompok 3 Desa Bandingan RT 04 RW 02 dapat mengamalkan sikap sabar dan rida, sehingga hidup lebih tenang dan penuh keberkahan.

(n/azd)