Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara patut berbangga atas pencapaian yang kembali diraih oleh tim risetnya. Tak tanggung – tanggung, dua tim riset MTs Negeri 1 Banjarnegara berhasil menyabet kejuaraan di ajang Exfesh yang diselenggarakan oleh SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan Genggong Probolinggo Jawa Timur.
Ajang tingkat nasional ini diselenggarakan pada 7-9 Februari 2025 yang pada babak penyisihan diikuti oleh ratusan tim peneliti tingkat SMP/MTs dari seluruh Indonesia. Dibabak final, tim riset MTs Negeri 1 Banjarnegara meloloskan 2 tim risetnya yakni tim Fadey Arkana Bintara Valiant yang berpasangan dengan Wildhan Dafiq Mubarok dan tim Dhiyaufa Adlima Widodo yang merupakan pasangan dari Dhiyaa’ Maretta Rihhadatul ‘Aisy.
Yatiman, kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara menyampaikan terima kasih dan apresiasinya.
“Alhamdulillah, tim riset Madtsansa kembali bersinar di Probolinggo. Selamat atas pencapaian yang diperoleh untuk mengharumkan nama madrasah di kancah nasional. Terima kasih atas perjuangan yang terus menerus dari tim pembimbing riset Madtsansa dalam mencetak generasi peneliti muda Banjarnegara. Jangan berpuas, ayo terus berjuang!,” ucap Yatiman.
Tim riset Fadey dan Wildhan dengan tema penelitian tentang anime berhasil meraih juara 2 sedangkan tim Dhiyaufa dan Dhiyaa’ Maretta yang meneliti seni Kuntulan berhasil meraih juara 3.
Nurwachidin Supriyatno, selaku pembimbing riset dari tim Dhiyaufa dan Dhiyaa’ Maretta mengaku lega, salah satu tim bimbingannya mendapat kejuaraan.
“Saya bersyukur setelah semua siswa kelas 9 riset berhasil meraih penghargaan di berbagai kejuaraan, sekarang siswa kelas 8 riset mulai meraih keberhasilan. Semoga cita-cita kami yakni one time, one achievement benar-benar akan dapat kami wujudkan. Selamat nak…,”ungkap Nurwachidin Supriyatno.
Sementara itu menurut Fadey Arkana Bintara Valiant bahwa perjuangannya meneliti anime sejak kelas 7 akhirnya berhasil.
“Masya Allah, saya sangat bahagia dan bangga dan juga terharu. Akhirnya perjuangan penelitian kami tentang anime yang kami lakukan sejak kelas 7 berhasil meraih kejuaraan di ajang Exfesh 2025. Ini semakin memacu semangat meneliti saya, tentu untuk ajang-ajang keren selanjutnya,” ujar remaja yang akrab disapa Fadey.
Senada dengan Fadey, Dhiyaufa Adlima Widodo juga menyampaikan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, saya dan Etta berhasil meraih juara 3. Semua ini berkat bimbingan yang mendalam dari pembimbing kami tentunya dan juga support doa serta dukungan luar biasa dari keluarga besar Madtsansa dan orang tua. Terima kasih,” Ungkap Dhiyaufa kepada tim warta Madtsansa. (FY)







