Banjarnegara (Humas) – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan terus mengintensifkan program bimbingan dan penyuluhan keagamaan di tengah masyarakat. Pada Jumat (23/1/2026), Penyuluh Agama Islam fungsional KUA Pagentan, M. Syaiful Abidin, hadir memberikan pembekalan khusus bagi jamaah Majelis Taklim (MT) Qurrota A’yun yang bertempat di TK PGRI Nagasari.
Kegiatan yang dimulai pada pagi hari tersebut dihadiri oleh sedikitnya 29 orang peserta yang terdiri dari siswa dan wali siswa TK PGRI Nagasari. Pertemuan ini mengangkat tema sentral “Persiapan Menyambut Ramadhan”, sebuah topik yang krusial untuk memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai cara mengenalkan ibadah puasa kepada anak usia dini sekaligus mempersiapkan spiritualitas keluarga.
Dalam paparan materinya, M. Syaiful Abidin menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum untuk memperbaiki kualitas akhlak dalam keluarga. Ia mengajak para orang tua untuk menciptakan suasana rumah yang menyenangkan agar anak-anak merasa antusias menyambut bulan puasa.
“Persiapan menyambut Ramadhan harus dimulai dari hati yang bersih dan ilmu yang cukup. Bagi para orang tua, sangat penting untuk mengajarkan kemuliaan bulan ini kepada anak-anak melalui keteladanan, bukan sekadar perintah, agar nilai-nilai ketaatan tumbuh secara natural sejak dini,” ujar M. Syaiful Abidin dalam sesi penyuluhan tersebut.
Beliau juga menambahkan mengenai aspek fiqih praktis harian dan kesehatan selama berpuasa, sehingga para wali murid memiliki bekal yang komprehensif dalam menjalankan ibadah di rumah nantinya.
Ketua MT Qurrota A’yun yang juga menjabat sebagai Kepala TK PGRI Nagasari, Winarsih, menyambut baik inisiatif dan kehadiran pihak KUA Pagentan. Menurutnya, kolaborasi ini sangat membantu pihak sekolah dalam memberikan edukasi religi yang tepat sasaran bagi para wali murid.
“Kami sangat bersyukur atas bimbingan yang diberikan oleh KUA Pagentan. Kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi antara sekolah dan wali murid, tetapi juga memberikan pencerahan agar kami semua siap secara mental dan spiritual dalam mendampingi putra-putri kami menjalankan ibadah di bulan Ramadhan nanti,” ungkap Winarsih.
Kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif, ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan dalam menyongsong bulan suci. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan masyarakat di Desa Nagasari, khususnya lingkungan TK PGRI, dapat menjalankan ibadah Ramadhan tahun 2026 ini dengan lebih maksimal dan penuh makna.
(msa/azd)
