Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara, Diah Maziatu Chalida, melaksanakan bimbingan kepenyuluhan lintas sektoral di Posyandu Wijayakusuma Desa Pucang, Kamis (4/9). Kegiatan ini berkolaborasi dengan program Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) yang terbukti sangat bermanfaat bagi masyarakat dan mampu menarik antusiasme warga untuk hadir.
Menariknya, kegiatan tidak hanya diikuti oleh ibu hamil dan menyusui, tetapi juga para lansia bahkan bapak-bapak yang turut serta dengan penuh perhatian. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat Desa Pucang terhadap pentingnya kesehatan jasmani maupun rohani semakin meningkat.

Dalam kesempatan tersebut, Diah Maziatu Chalida membawakan materi dengan tema “Sumber Kesehatan Terletak pada Kesehatan Jiwa atau Hati”. Beliau menekankan bahwa kesehatan tubuh berawal dari hati yang bersih. “Jika hati sehat, maka pikiran akan jernih, emosi lebih terkendali, dan tubuh pun lebih mudah menjaga kesehatannya,” tuturnya di hadapan para peserta.
Pesan ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Asy-Syu’ara ayat 88–89: “(Yaitu) pada hari ketika harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” Ayat ini menjadi pengingat bahwa hati yang bersih adalah kunci keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat.
Kegiatan ini disambut positif oleh warga. Salah satu peserta, Ibu Sulastri (65), menyampaikan rasa senangnya. “Biasanya kalau datang ke posyandu hanya untuk cek kesehatan. Kali ini kami juga dapat ilmu agama yang menenangkan hati. Jadi sehat badan, sehat hati juga,” ungkapnya.

Dengan adanya penyuluhan ini, warga Desa Pucang tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan jasmani, tetapi juga bekal rohani untuk menjaga hati dari penyakit batin seperti iri, dengki, dan amarah. Harapannya, Posyandu ILP terus berlanjut secara rutin dan sinergis, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. (dmc/azd)







