Banjarnegara (Humas) – Suasana hangat penuh harapan terasa di ruang rawat inap Puskesmas Madukara 1 pada hari ini. Penyuluh Agama Islam KUA Madukara, Wiwin Koningah, bersama tim penyuluh lain hadir untuk melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani Islam (Bimrohis) yang ditujukan kepada para pasien. Kehadiran mereka tidak hanya membawa doa, tetapi juga semangat dan motivasi agar para pasien tetap tabah menjalani perawatan. (12/9)
Dalam kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut, tim penyuluh memberikan tausiyah singkat tentang pentingnya kesabaran dan tawakal dalam menghadapi ujian sakit. Pasien diajak untuk memperbanyak doa serta mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan keyakinan bahwa setiap sakit akan menjadi penggugur dosa sekaligus jalan menuju derajat yang lebih mulia.

“Kami berharap para pasien tetap kuat dan sabar dalam menjalani perawatan. Sakit adalah ujian, namun juga menjadi kesempatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah,” ungkap Wiwin Koningah, selaku Penyuluh Agama Islam KUA Madukara.
Selain tausiyah, kegiatan juga diisi dengan doa bersama yang dipanjatkan khusus bagi pasien agar segera diberi kesembuhan dan kesehatan yang sempurna. Para penyuluh tampak berbaur, memberikan perhatian serta dukungan moral yang membuat suasana menjadi lebih tenang dan penuh optimisme.
Salah satu pasien menyampaikan rasa syukur atas kedatangan penyuluh. “Saya merasa lebih tenang dan semangat setelah mendapatkan bimbingan rohani ini. Doa dan perhatian seperti ini sangat berharga bagi kami yang sedang sakit,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Kegiatan Bimrohis ini diharapkan menjadi agenda rutin, karena tidak hanya berdampak pada kesehatan spiritual pasien, tetapi juga memberikan energi positif bagi keluarga dan tenaga medis. Kehadiran penyuluh agama di tengah pasien membuktikan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya sebatas fisik, melainkan juga menyentuh sisi rohani untuk mempercepat proses penyembuhan. (wk/azd)







