Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Darul Athfal Cokroaminoto (DAC) Gumingsir menggelar acara bimbingan penyuluhan yang dihadiri oleh 20 wali siswa pada Selasa, (9/9). Bertempat di lingkungan DAC Gumingsir, acara ini diisi langsung oleh Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Pagentan, M. Syaiful Abidin.
Mengusung tema “Keagungan yang Menyinari, Tidak Memadamkan,” Syaiful Abidin mengajak para wali siswa untuk merenungkan kembali esensi dari akhlak Rasulullah SAW. Dalam penyuluhannya, ia menekankan bahwa kebesaran Nabi Muhammad SAW justru terpancar dari sikap kerendahan hatinya.
“Rasulullah menjadi semakin besar justru ketika beliau selalu menghindar untuk dibesar-besarkan. Kerendahan hati beliau membuatnya semakin dicintai dan diagungkan,” ujar Syaiful.
Ia menjelaskan, kerendahan hati bukanlah tanda kelemahan, melainkan kekuatan yang memancarkan cahaya kebaikan dan kasih sayang. Sikap inilah yang menjadikan Rasulullah sebagai teladan universal yang tidak hanya dihormati oleh umat Islam, tetapi juga oleh seluruh umat manusia. Bimbingan ini bertujuan untuk mengingatkan para orang tua bahwa mendidik anak dengan meneladani akhlak Rasulullah adalah kunci untuk membentuk karakter yang mulia.
Kepala DAC Gumingsir, Aji Nurwibowo, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, kegiatan bimbingan penyuluhan seperti ini sangat penting dan bernilai.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad di DAC Gumingsir menjadi momen yang sangat berharga. Saya mengapresiasi tinggi para Penyuluh Agama yang telah memberikan Bimbingan dan Penyuluhan,” tutur Aji. “Upaya ini sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai luhur dan ajaran agama kepada anak-anak serta orang tua, sehingga mereka dapat meneladani akhlak Rasulullah SAW. Ini adalah langkah nyata untuk membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter kuat.”
Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, menunjukkan antusiasme para wali siswa dalam memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran Islam. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam upaya mencetak generasi yang lebih baik. (msa/azd)







